Publikasiterkini.com° Malang _ Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Malang, masih menghadapi kendala serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut kombinasi cuaca panas, angin kencang, dan vegetasi kering menjadi faktor utama penyebab api terus meluas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan kondisi lapangan saat ini sangat rawan. Kawasan tersebut dipenuhi serasah dan semak kering yang mudah terbakar.
“Di kawasan tersebut banyak terdapat serasah dan semak yang mudah terbakar. Ditambah cuaca panas dan angin kencang, api cepat menjalar,” ujar Sadono di Malang, Kamis (6/8).
Menurut Sadono, suhu udara tinggi ditambah embusan angin kencang membuat kobaran api sulit dikendalikan. Akibatnya, titik api bergerak hingga ke wilayah perbatasan Kabupaten Malang, tepatnya mengarah ke kawasan Jemplang.
Tim gabungan saat ini masih terus memantau pergerakan api agar tidak menjalar ke area yang lebih berisiko.
Selain cuaca, kondisi medan juga menjadi tantangan tersendiri. Sebagian besar wilayah terdampak berupa lereng curam sehingga petugas tidak dapat menjangkau seluruh titik api melalui jalur darat.
“Karena medan yang berat, strategi yang kami lakukan saat ini lebih fokus pada upaya pencegahan agar api tidak menyebar lebih luas,” jelas Sadono.
BPBD mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk berhati-hati serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran selama cuaca kering dan berangin masih berlangsung.(RS)
Red


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini