Publikasiterkini.com° Surabaya _ Aksi damai yang digelar Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim di depan akses Jalan Teuku Umar, Surabaya, Jumat (31/7) sore, berakhir tertib setelah Kapolrestabes Surabaya menemui massa.
Awalnya massa sempat berteriak dan berupaya masuk ke area yang dijaga petugas. Namun suasana mereda setelah Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan datang dan memberikan penjelasan langsung.
“Kami berjanji akan memproses sesuai hukum yang berlaku. Ada yang sudah kami tetapkan DPO. Silakan laporkan jika menemukannya,” kata Lutfhie di hadapan massa.
Mendengar penjelasan tersebut, massa berangsur tenang. Mereka kemudian memilih duduk dan membubarkan diri secara tertib dari lokasi.
Di sisi selatan akses Jalan Teuku Umar sempat terjadi ketegangan antara massa dan personel pengamanan. Namun situasi berhasil diredam dan tidak berlanjut.
Lutfhie menjelaskan, satu orang telah ditetapkan sebagai DPO dalam kasus pembacokan debt collector terhadap anggota perguruan silat. Ia meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan DPO tersebut segera melapor ke kepolisian.
“Laporkan agar kami bisa melakukan upaya paksa terhadap pelaku,” ujarnya.
Ia juga memastikan proses hukum akan terus berjalan. Korban akan diberi informasi terkait perkembangan penanganan kasus.
Mengenai adanya pelemparan saat aksi, Lutfhie memastikan tidak ada korban luka. “Itu hanya miskomunikasi biasa. Tidak ada anggota yang luka,” terangnya.
Shofa


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini