Menu

Bambang Haryo Ajak Warga Ampel Bangun Kemandirian Ekonomi Lewat KUR dan Program Mekar

Juli 29, 2026

SURABAYA – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program pembiayaan pemerintah sebagai modal membangun kemandirian ekonomi keluarga. Ajakan tersebut disampaikan saat menggelar reses di RW 13 Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Senin (27/7/2026).

Dalam dialog bersama warga, Bambang Haryo menjelaskan bahwa pemerintah terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui sejumlah program, di antaranya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Mekar. Kedua program tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi kerakyatan yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian nasional.

Menurut BHS, pemerintah telah memberikan kemudahan luar biasa melalui KUR. Selain plafon anggaran yang ditingkatkan, masyarakat juga dapat memperoleh pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan.

“Kalau sekarang ambil KUR bisa sampai dengan Rp100 juta tanpa agunan. Dan KUR dinaikkan dari Rp280 triliun menjadi Rp300 triliun,” kata Bambang Haryo.

Ia menilai peningkatan anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat UMKM agar mampu berkembang lebih cepat, meningkatkan kapasitas produksi, dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Selain KUR, Bambang Haryo juga menjelaskan perubahan kebijakan pada Program Mekar yang kini memberikan bunga jauh lebih rendah dibanding sebelumnya.

Baca Juga :  Sapa Pemohon SIM, Kapolres Pasuruan Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2026

“Yang kemarin Mekar itu bunganya dari 18–25 persen menjadi 8 persen. Ini tujuannya supaya UMKM di Indonesia menggeliat semua, naik kelas semua,” ujarnya.

Menurut Bambang Haryo, penurunan bunga akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis tanpa terbebani biaya pinjaman yang tinggi.

Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan program pembangunan tiga juta rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut, katanya, menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah.

“Bapak Presiden mempunyai program 3 juta rumah. DP-nya 0 rupiah,” jelasnya.

BHS berharap masyarakat memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Ia meyakini kombinasi antara kemudahan memiliki rumah dan akses modal usaha akan memperkuat daya tahan ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Melalui kegiatan reses, Bambang Haryo juga menyerap berbagai aspirasi warga yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode