Menu

Bambang Haryo: Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru Perkuat Fondasi Pendidikan Indonesia

Juli 8, 2026

JAKARTA – Upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan nasional tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur sekolah, tetapi juga dengan memperkuat kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik. Hal tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono.

“Kebijakan Presiden Prabowo Subianto memberikan beasiswa S1 gratis kepada para guru merupakan langkah yang sangat baik. Kuota penerima yang meningkat dari 12.500 menjadi 150.000 guru menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan,” ujar Bambang Haryo.

Menurut BHS, bantuan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per semester dan kebijakan konversi pengalaman kerja menjadi nilai tambah yang akan memudahkan para guru menyelesaikan studi tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka sebagai pendidik.

Ia menilai peningkatan kompetensi guru akan memberikan dampak jangka panjang terhadap mutu pendidikan nasional. Guru yang memiliki kualifikasi akademik sesuai standar akan lebih siap menghadapi perkembangan kurikulum, pemanfaatan teknologi pembelajaran, hingga tantangan pendidikan di era digital.

Selain aspek kompetensi, pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui kenaikan tunjangan. Guru non-ASN kini menerima tunjangan Rp2 juta per bulan dari sebelumnya Rp1,5 juta, sementara guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok. Penyaluran dilakukan langsung ke rekening masing-masing guru sebagai bagian dari reformasi birokrasi pelayanan publik.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam Polres Lumajang Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis, Terduga Pelaku Diamankan

Menurut BHS, kombinasi antara peningkatan kualitas guru, renovasi puluhan ribu sekolah, serta perbaikan kesejahteraan tenaga pendidik merupakan kebijakan yang saling melengkapi. Ia berharap seluruh program tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten agar target peningkatan kualitas pendidikan nasional dapat tercapai dan menghasilkan generasi Indonesia yang lebih unggul, berdaya saing, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode