Menu

Audiensi dengan Wakil Bupati, PSNB Dorong Sinergi Pelestarian Seni dan Budaya di Sidoarjo

Mei 19, 2026

Publikasiterkini° Sidoarjo _ PSNB melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Kabupaten Sidoarjo.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan konstruktif. Kehadiran Pengurus Pusat PSNB disambut baik oleh Wakil Bupati sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kemajuan seni dan budaya daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Mimik Idayana menegaskan pentingnya pelestarian serta pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Sidoarjo agar dapat terus tumbuh dan berkembang secara optimal.

Menurutnya, keberadaan PSNB memiliki keselarasan visi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung penguatan identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan kualitas para pelaku seni dan budaya di daerah.

“PSNB diharapkan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mengangkat dan memajukan marwah kesenian daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, khususnya dalam pembinaan generasi muda dan kalangan milenial di bidang seni dan budaya.

Sementara itu, Ketua Umum PSNB, Imam Alipi, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat memberikan dukungan, baik secara material maupun immaterial, guna menunjang berbagai program pelestarian, pembinaan, dan pengembangan seni budaya Nusantara di Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga :  Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Menurut Imam Alipi, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar program-program PSNB dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pelaku seni budaya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara PSNB dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo demi terwujudnya kemajuan seni dan budaya daerah yang berkelanjutan, berdaya saing, serta tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

 

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode