Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengikuti Rapat Internal Komisi VII DPR RI pada Selasa, 13 Mei 2026, yang membahas program kerja dan agenda masa persidangan tahun sidang 2025–2026.
Salah satu agenda dalam rapat tersebut adalah pembentukan Panitia Kerja (Panja) yang fokus pada sektor industri makanan dan minuman, termasuk Panja Industri Susu serta Panja Industri Minuman Berperisa.
Bambang Haryo Soekartono atau BHS menilai pembentukan panja tersebut penting untuk memperkuat pengawasan dan pembahasan terkait pengembangan industri pangan nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, sektor makanan dan minuman merupakan salah satu industri yang terus berkembang dan memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat serta sektor usaha nasional.
Ia mengatakan penguatan industri pangan perlu menjadi perhatian bersama agar produk nasional mampu bersaing dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Selain membahas panja sektor industri, rapat internal tersebut juga membahas pembentukan Panja KUR dan Pemberdayaan Ekonomi Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
BHS menilai keberadaan UMKM dan industri pangan memiliki hubungan yang saling mendukung dalam rantai ekonomi nasional. Karena itu, penguatan kebijakan di kedua sektor tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, pembentukan panja menjadi bagian dari upaya DPR RI untuk memperkuat fungsi pengawasan serta memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Rapat internal Komisi VII DPR RI tersebut merupakan bagian dari penyusunan agenda kerja pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026.
Bambang berharap panja yang dibentuk nantinya mampu menghasilkan rekomendasi strategis untuk mendukung pengembangan industri nasional, memperkuat UMKM, serta meningkatkan daya saing sektor makanan dan minuman di Indonesia.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini