Menu

Potret Solidaritas MANTRA di Haul Buyut Jaluddin: Kawal Ketat Ulama di Tengah Ribuan Jamaah

Mei 9, 2026

Publikasiterkini° Gresik _ Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menjadi pusat perhatian ribuan jamaah yang datang dari berbagai penjuru pada Jumat malam (08/05/2026). Momentum Haul Buyut Jaluddin (Syekh Jalaluddin) tahun ini berlangsung dengan khidmat, aman, dan penuh nuansa spiritual yang kental.

​Peringatan adat sekaligus keagamaan ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Islam Nusantara.

Kehadiran Tokoh Bangsa dan Alim Ulama

​Acara ini kian istimewa dengan kehadiran deretan ulama kharismatik yang memberikan tausiyah serta doa-doa keberkahan. Di antara tokoh yang hadir adalah:

  • KH. Agus Sabuth Panotoprojo (Gus Sabuth)
  • KH. Gus Ferry Khusnul Ma’ab (Gus Ferry)
  • KH. Marzuki Mustamar
  • KH. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq)

​Dalam ceramahnya, para kiai menekankan pentingnya menjaga ukhuwah (persaudaraan), ketakwaan, serta merawat warisan sejarah para pendahulu. Doa-doa yang dipanjatkan membawa suasana haru dan keteduhan bagi jamaah yang memadati lokasi, memohon keselamatan serta kemajuan bagi warga Desa Pengalangan.

Apresiasi Penyelenggara: Sinergi yang Luar Biasa

​Penyelenggara acara, Dr. Munir, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya gelaran besar ini. Ia mengapresiasi seluruh elemen yang telah bekerja keras di balik layar.

​”Mewakili panitia dan warga Desa Pengalangan, saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada para Alim Ulama dan masyarakat yang hadir. Terima kasih juga kepada elemen keamanan yang sigap menjaga ketertiban. Semoga segala jerih payah ini menjadi amal jariyah,” ungkap Dr. Munir dalam keterangan resminya.

Benteng Ulama: Komitmen MANTRA dan Gabungan Ormas

​Kelancaran acara ini tidak lepas dari pengawalan ketat dan profesional oleh gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta laskar pemuda. Pasukan pengamanan yang bertugas meliputi:

  1. MANTRA (Madura Nusantara) di bawah komando Kang Munawar.
  2. Laskar Sabilillah.
  3. Banser.
  4. Passer Wong Bodho.
Baca Juga :  Milad ke-4 Muhammad King Hafiz Akbar, Keluarga Besar Publikasiterkini.com Sampaikan Doa Terbaik

​Ketegasan dalam pengamanan sangat terasa. Kang Munawar, pimpinan MANTRA, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berada di garis terdepan dalam menjaga marwah para ulama.

​”Kami dari MANTRA bertekad akan selalu mengawal, menjaga, dan melindungi para kiai dan ulama se-Nusantara. Di mana ada ulama, di situ kami ada. Menjunjung tinggi kehormatan ulama adalah harga mati bagi kami,” tegas Kang Munawar.

​Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan tertib tanpa kendala berarti. Keberhasilan Haul Buyut Jaluddin tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara panitia, masyarakat, aparat, dan ormas mampu menciptakan harmoni yang indah, sekaligus mengukuhkan posisi Desa Pengalangan sebagai desa yang menjunjung tinggi kerukunan dan nilai religius.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode