Publikasi-terkini° Ponorogo _ Kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, hingga kini masih belum terungkap. Kepolisian Resor Ponorogo terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diduga merupakan anak kandung korban sendiri.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, upaya pencarian terhadap terduga pelaku berinisial A masih terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran, bahkan hingga ke luar daerah.
“Kemarin saya beserta tim langsung ke wilayah Polsek Girisubo. Di sana didampingi Kapolsek beserta jajarannya untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir terduga pelaku diketahui berada,” ujar AKP Imam Mujali, dikutip dari iNews Ponorogo, Rabu (4/2/2026).
Dalam proses penyisiran tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga kuat milik terduga pelaku. Barang-barang itu ditemukan tidak jauh dari lokasi terakhir A terlihat.
“Hasil penyisiran kami mendapatkan barang bukti berupa handphone, handuk, dan jaket yang identik milik terduga saudara A,” jelasnya.
AKP Imam Mujali menambahkan, dalam upaya pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, pihak kepolisian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polair, tim SAR, hingga partisipasi warga setempat. Pencarian dilakukan untuk memastikan seluruh kemungkinan, termasuk dugaan terduga pelaku melarikan diri atau mengakhiri hidupnya.
“Kita dibantu Polair, warga, dan tim SAR. Sampai saat ini belum ditemukan petunjuk bahwa saudara A melakukan bunuh diri,” tegasnya.
Sebelumnya, polisi telah mengidentifikasi A, anak kandung korban, sebagai terduga pelaku pembunuhan. Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan barang bukti serta keterangan dari sejumlah saksi.
“Barang bukti dan keterangan beberapa saksi mengarah kepada A sebagai terduga pelaku,” kata AKP Imam Mujali.
Diketahui, warga Desa Golan digegerkan dengan penemuan jasad Nur Aini pada Senin (26/1/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dalam kondisi berlumuran darah.
Hingga kini, kasus pembunuhan ibu di Ponorogo tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif. Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan terduga pelaku agar segera melapor kepada pihak berwajib. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini