Menu

Enam Petak Rumah di Peneleh Surabaya Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Januari 18, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya – Enam petak rumah di kawasan Jalan Peneleh Gang 1, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur, dilalap si jago merah pada Sabtu (17/1/2026) malam. Kebakaran yang terjadi di area seluas 8 meter x 25 meter itu diduga dipicu korsleting pada colokan listrik.

Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya, Kompol Grandika Indera Waspada mengatakan, dugaan awal sumber api berasal dari korsleting listrik di salah satu petak rumah.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melibatkan Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

“Iya, dugaan awal korsleting dari colokan listrik. Nihil korban,” ujar Kompol Grandika, Sabtu (17/1/2026), seperti dilansir Tribun Jatim.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, menjelaskan pihaknya mengerahkan sekitar 14 unit truk pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Armada tersebut terdiri dari sembilan unit truk tempur pemadam dan lima unit truk rescue.

Adapun unit yang diterjunkan antara lain dua Unit Tempur Rayon 1 Pasar Turi, masing-masing satu Unit Tempur dari Pos Pegirian, Pos Grudo, Rayon 2 Tambak Rejo, Pos Menur, Rayon 5 Margomulyo, Pos Pakis TVRI, serta Pos Mulyorejo.

Baca Juga :  Menanti Ketegasan Polsek Bubutan: Laporan Begal di Jalan Demak Jangan Cuma Jadi Tumpukan Berkas!

Selain itu, turut dikerahkan lima Unit Tim Rescue serta bantuan dua unit truk tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya.

“Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 19.35 WIB. Proses pembasahan selesai dan kondisi dinyatakan kondusif pada pukul 21.20 WIB,” jelas Laksita.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Korban nihil, api awal berasal dari percetakan petak 1 dan petak 6,” pungkasnya. (tj)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode