Menu

Betonisasi Jalan Raya Berbek Sidoarjo Molor, Progres Baru 67 Persen

Januari 16, 2026

Publikasiterkini.com° Sidoarjo – Proyek betonisasi di Jalan Raya Berbek, Kecamatan Waru, Sidoarjo, yang menjadi akses vital penghubung antardesa, belum rampung sesuai target awal.

Hingga pertengahan Januari 2026, progres pengerjaan proyek tersebut baru mencapai sekitar 67 persen dan dipastikan mengalami keterlambatan dari rencana semula yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Pantauan di lokasi menunjukkan, pengerjaan betonisasi di sisi selatan jalan telah rampung dan bahkan sudah mulai dilintasi kendaraan roda dua. Namun, pekerjaan di sisi utara jalan masih berlangsung dan menjadi fokus utama penyelesaian proyek sepanjang 1,8 kilometer tersebut, seperti dilansir Radar Sidoarjo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo, Muhammad Makhmud, mengungkapkan bahwa sisa pekerjaan masih cukup signifikan, khususnya pada sisi utara jalan.

“Progres pekerjaan sekitar 67 persen. Pekerjaan rigid beton masih menyisakan satu sisi, kurang lebih 700 meter. Selain itu, masih ada pekerjaan bahu jalan dan finishing saluran,” ujar Makhmud, Jumat (16/1/2026).

Ia menambahkan, pengerjaan di sisi selatan jalan sudah tersambung hingga Jalan Raya Wadungasri. Dengan kondisi tersebut, pihaknya menargetkan proyek dapat diselesaikan pada awal Februari 2026.

Baca Juga :  Polri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan, Demokrasi, dan Kamtibmas

“Tinggal sisi utara. Kalau sisi selatan sudah rampung sampai Jalan Raya Wadungasri. Diperkirakan Sabtu, 7 Februari 2026, pekerjaan selesai,” tegasnya.

Sementara itu, pelaksana proyek bernama Ramadhan menyatakan optimistis pengerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari target yang ditetapkan dinas.

“Sekitar 90 persen, Mas. Semoga minggu depan sudah bisa rampung semuanya,” tandasnya.

Sebagai informasi, Jalan Raya Berbek merupakan jalur strategis yang kerap dilalui kendaraan warga serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Waru dan sekitarnya.

Keterlambatan proyek ini diharapkan tidak berlarut agar mobilitas dan kegiatan warga dapat kembali berjalan normal. (rs)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode