Publikasiterkini.com° Jepara – Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Jepara selama sepekan terakhir mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Welahan. Hingga Selasa (13/1/2026) siang, banjir masih menggenangi permukiman warga di Desa Ketileng Singolelo dan Desa Welahan dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Banjir tersebut menutup akses jalan desa dan merendam ratusan rumah warga. Selain disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, banjir juga diperparah oleh kiriman air dari kawasan Pegunungan Muria yang mengalir ke wilayah cekungan di Kecamatan Welahan.
“Hujannya terus-menerus. Dari gunung airnya turun semua ke sini karena wilayahnya cekungan,” ujar Sudiono, salah satu warga Desa Ketileng Singolelo yang terdampak banjir.
Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. Namun, tidak sedikit pula warga yang memilih bertahan di rumah untuk menjaga barang-barang berharga mereka.
Pemerintah desa setempat hingga kini masih melakukan pendataan rumah warga yang terdampak banjir serta memantau perkembangan kondisi air untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 464 rumah di dua desa tersebut terdampak banjir, dengan jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.400 jiwa. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini