Menu

90 Desa di 19 Kecamatan Pati Terendam Banjir, Gubernur Jateng Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan

Januari 14, 2026

Publikasiterkini.com° Pati – Sebanyak 90 desa yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terendam banjir hingga Selasa (13/1/2026) petang. Banjir dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung meninjau lokasi banjir di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari. Dalam kunjungan itu, ia didampingi jajaran Forkopimda, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, serta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng.

Selain meninjau kondisi warga, Gubernur juga menyerahkan bantuan berupa logistik, layanan kesehatan, sembako, obat-obatan, serta dukungan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kepada masyarakat terdampak banjir.

Ahmad Luthfi menegaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dan dampak banjir dapat segera diminimalisasi. Ia menekankan pentingnya pengalihan arus sungai sebagai langkah utama penanganan banjir.

“Kami pastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap disalurkan. Jangan sampai banjir ini mengganggu aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah. Permasalahan ini segera kita atasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banjarsari, Sudiman, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Jumat (9/1/2026) menyebabkan debit air sungai meningkat dan menggenangi permukiman warga dengan ketinggian mencapai 30–40 sentimeter.

Baca Juga :  Tak Hanya Padamkan Api, Polri Selamatkan Anak Beruang Madu Terdampak Karhutla

“Sebanyak 135 rumah dengan 876 kepala keluarga terdampak, serta sekitar 97 hektare lahan pertanian tergenang air,” ujarnya.

Meski demikian, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah untuk menjaga ternak mereka. Sudiman berharap pemerintah daerah segera melakukan normalisasi Sungai Gono dan Sungai Godo agar aliran air dapat tertampung dengan baik dan banjir tidak kembali terulang. (iN)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode