Menu

Angin Puting Beliung Terjang Tulungagung, 42 Rumah Warga Rusak

Januari 13, 2026

Publikasiterkini.com° Tulungagung – Bencana angin puting beliung menerjang Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/1/2026) sore. Fenomena alam yang sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial itu mengakibatkan puluhan rumah warga di Kecamatan Rejotangan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pusaran angin berwarna gelap melintasi jalan raya dan kawasan permukiman. Kejadian tersebut memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang berharga.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 42 rumah di tiga desa terdampak terjangan angin kencang. Desa yang mengalami kerusakan meliputi Panjerejo, Karangsari, dan Tugu. Mayoritas kerusakan terjadi pada atap rumah yang terbuat dari asbes dan genteng yang beterbangan akibat kuatnya hembusan angin.

“Sebagian besar kerusakan ada di atap rumah warga, banyak genteng dan asbes terlepas dan tersapu angin,” ujar Aziz Saiful Arifin, warga setempat.

Menanggapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung bersama Pemerintah Kecamatan Rejotangan langsung melakukan asesmen cepat di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tingkat kerusakan bangunan masuk dalam kategori ringan hingga sedang.

Baca Juga :  Antisipasi Karhutla Susulan Gunung Welirang, Polres Mojokerto Dirikan Posko dan Siagakan Personel Brimob

Camat Rejotangan, Didi Jarot Widodo, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. “Kami pastikan tidak ada korban jiwa. Saat ini fokus kami adalah membantu warga memperbaiki atap rumah agar bisa segera ditempati kembali dengan aman,” ujarnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat Tulungagung dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang masih tinggi di wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan.

Warga juga diminta melakukan langkah antisipasi, seperti memangkas dahan pohon di sekitar rumah serta memastikan konstruksi atap dalam kondisi kokoh guna meminimalisir dampak bencana serupa. (iN)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode