Menu

Program MBG di Mojokerto Dihentikan Sementara, Usai 152 Anak Alami Gejala Keracunan

Januari 11, 2026

Publikasiterkini.com° Mojokerto – Dugaan keracunan massal kembali mencuat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, ratusan anak di Kabupaten Mojokerto diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG yang diproduksi oleh dapur SPPG Bina Bangsa Semarang 03, yang berlokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati, mengonfirmasi bahwa hingga Sabtu (10/1/2026) siang, sebanyak 152 orang tercatat mengalami keluhan kesehatan yang mengarah pada dugaan keracunan makanan. Mayoritas korban merupakan santri dan pelajar Pondok Pesantren Al Hidayah serta penerima manfaat MBG di wilayah sekitar.

“Penanganan korban dilakukan secara terintegrasi dan terpusat. Posko utama berada di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, dengan dukungan Puskesmas Kutorejo, Gondang, dan Pacet, serta rujukan ke RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari bagi pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan,” ujar Dyan kepada wartawan.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat, khususnya orang tua penerima manfaat MBG, untuk segera melapor apabila anak-anak mereka mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, demam, atau diare usai mengonsumsi menu MBG. Seluruh layanan penanganan dipastikan diberikan secara gratis.

Baca Juga :  Buronan Kasus Penganiayaan HR yang Ngadu ke Cak Ji Ditangkap Jatanras Polda Jatim di Bali

Dyan menjelaskan, sampel makanan berupa menu nasi soto dengan lauk ayam bumbu, telur, sayur kubis, dan buah jeruk yang disajikan pada Jumat (9/1/2026) siang telah diamankan dari bank sampel dapur SPPG. Sampel tersebut kini tengah diperiksa di laboratorium untuk uji mikrobiologis dan kimiawi.

“Hasil uji laboratorium diperkirakan baru bisa diketahui paling cepat Rabu mendatang, karena proses analisis memerlukan tahapan ilmiah yang cukup panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Mojokerto, Rosi Dian Prasetyo, menyatakan bahwa seluruh distribusi MBG dari SPPG Bina Bangsa Semarang 03 dihentikan sementara selama proses investigasi berlangsung.

“SPPG ini melayani 2.679 porsi MBG untuk 20 sekolah. Dari data sementara, korban dugaan keracunan berasal dari tujuh sekolah. Kami menunggu arahan dari BGN Pusat terkait kemungkinan pengalihan ke SPPG lain atau skema alternatif,” kata Rosi.

Ia menambahkan, tim BGN telah mendatangi dapur SPPG untuk klarifikasi. Pihak pengelola dapur mengklaim seluruh proses, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, pemorsian hingga distribusi, telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan petunjuk teknis BGN.

Baca Juga :  Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

Namun, jeda waktu antara konsumsi makanan pada Jumat siang dan munculnya gejala pada Jumat malam hingga Sabtu siang menjadi salah satu fokus pendalaman investigasi.

Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Inf. Abi Swanjoyo, menegaskan bahwa TNI turut mengawal proses penanganan dan evaluasi secara ketat. Ia memastikan operasional SPPG terkait telah resmi dihentikan sementara.

“Kami telah berkoordinasi dengan BGN dan instansi terkait. Dapur SPPG ini akan dievaluasi menyeluruh dan dilakukan investigasi oleh aparat kepolisian. Jika terbukti ada unsur kelalaian, tentu akan direkomendasikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kasus dugaan keracunan massal ini kembali menjadi sorotan serius terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin kecukupan gizi generasi muda.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan program tak hanya bergantung pada niat baik dan target kuantitas, tetapi juga pada pengawasan ketat dan jaminan keamanan pangan di setiap rantai prosesnya. (moralita)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode