Menu

Banjir Rendam Enam Kampung di Blega, Akses Jalan Nasional Bangkalan–Sampang Lumpuh Total

Januari 11, 2026

Publikasiterkini.com° Bangkalan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, pada Jumat malam (9/1/2026), menyebabkan sungai setempat meluap dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah.

Akibat kejadian ini, enam kampung terendam dan akses jalan nasional yang menghubungkan Bangkalan dan Sampang lumpuh total.

Genangan air menutup badan jalan utama di depan Pasar Blega, sehingga arus lalu lintas terhenti. Sejumlah pengendara terpaksa menepikan kendaraan mereka karena khawatir mesin mogok saat mencoba menerobos banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, M. Zainul Qomar, menyampaikan bahwa sedikitnya enam kampung terdampak banjir, yakni Kampung Planggaran, Karangkemasan, Laok Sungai, Klabengan, Sempar, dan Pekadan.

“Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan jalan raya. Kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan,” ujar Qomar, Sabtu (10/1/2026).

Saat ini, tim BPBD Bangkalan masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak. Qomar menegaskan bahwa data tersebut bersifat sementara dan berpotensi bertambah, mengingat banjir masih meluas dan belum sepenuhnya surut.

“Data yang kami miliki belum final. Kami terus berkoordinasi dengan perangkat desa serta relawan untuk memastikan seluruh warga terdampak dapat terdata,” tambahnya.

Baca Juga :  Semangat 'Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan

Banjir di Kecamatan Blega menjadi perhatian serius karena merendam jalur vital penghubung antar kabupaten. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area genangan, serta memprioritaskan keselamatan diri. (rb)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode