Menu

Minibus Elf Rombongan Wisatawan Surabaya Terguling di Jalur Cangar–Pacet, 16 Orang Luka-luka

Januari 2, 2026

Publikasiterkini.com° Mojokerto – Sebuah minibus Isuzu Elf yang mengangkut rombongan wisatawan asal Surabaya terguling di jalur ekstrem Cangar–Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (1/1/2026) sore. Kecelakaan diduga terjadi akibat rem kendaraan blong saat melintasi turunan curam.

Minibus Isuzu Elf bernomor polisi L 7791 AF itu dikemudikan Arifin, warga Surabaya. Kendaraan melaju dari arah Cangar, Kota Batu menuju Pacet, Mojokerto, dengan membawa 16 penumpang yang hendak berwisata ke Pemandian Air Panas Padusan.

“Dari Kota Batu mau ke pemandian air panas Padusan,” ujar Arifin kepada wartawan di lokasi kejadian sambil memegangi bahu kirinya yang mengalami nyeri.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di turunan AMD, Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Saat itu, kendaraan tiba-tiba kehilangan fungsi pengereman.

“Remnya blong. Tadi dari Cangar beberapa kali turunan curam aman-aman saja,” ungkap Arifin.

Akibat rem blong, minibus oleng ke kanan dan akhirnya terguling di bahu jalan sebelah kanan. Warga sekitar bersama relawan dan petugas kepolisian segera melakukan evakuasi korban. Para penumpang yang terluka dilarikan ke RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto.

Baca Juga :  Bidhumas Polda Jatim Raih 3 Penghargaan Nasional di Rakernis Humas Polri 2026

“Korbannya banyak, tadi ada dua anak yang kondisinya sempat tidak sadar,” kata Widya, warga setempat.

Kepala Seksi Pelayanan Medis RS Sumberglagah, dr Praviko Rahmadho, menjelaskan seluruh penumpang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

“Total korban 16 orang. Saat ini kondisi korban sadar semua dan belum ada yang dipulangkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Yogie Pratama mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tersebut.

“Mohon waktu, anggota masih ke TKP dan ke rumah sakit,” ujarnya singkat.

Identitas dan Kondisi Korban Luka

  • Fauzan (anak), warga Kromowijoyo 3, Krembangan Selatan, Surabaya – Luka robek wajah dan perut kiri
  • Ananda Fahri Rizky (anak), warga Kromowijoyo 3 – Luka robek perut kanan, tungkai bawah kanan dan kiri
  • Niswa Mutia Ummi, warga Kromowijoyo 3 – Tangan kiri sulit digerakkan
  • Nurhidayati Maulinda, warga Kromowijoyo 3 – Luka lecet pipi kanan
  • Maimuna, warga Kromowijoyo 3 – Nyeri punggung belakang
  • M. Tinglan, warga Kromowijoyo 3 – Luka robek bahu dan kepala, hematoma kepala
  • Lilik Setiawati, warga Kromowijoyo 3 – Nyeri pergelangan tangan kanan dan bahu kanan
  • Nurifa Safira (anak), warga Kromowijoyo 3 – Luka robek siku kiri
  • Aditya O, warga Kromowijoyo 3 – Dua luka robek di kepala
  • Nadia Salwa (anak), warga Kromowijoyo 3 – Luka robek dahi
  • Arief Putra Pratama, warga Kromowijoyo 3 – Luka robek dahi
  • Saima, warga Sidokapasan 8, Simokerto, Surabaya – Nyeri tangan kiri
  • Noer Arifin, warga Candi Lontar Gang 2, Sambikerep, Surabaya – Nyeri bahu kiri
  • Puput Saputri, warga Gembong 3, Kapasan, Surabaya – Nyeri dada dan kepala
  • Nanda Mia Fatmawati, warga Dupak Bangunsari 2/15, Krembangan, Surabaya – Luka lecet tangan
  • A. Quraish Shihab Al Hudari, warga Dupak Bangunsari 2/15, Krembangan, Surabaya – Luka lecet tangan
Baca Juga :  Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Penganiayaan Kepala Desa Pakel

Hingga kini, seluruh korban masih menjalani perawatan intensif, sementara polisi terus menyelidiki faktor penyebab kecelakaan di jalur rawan tersebut. (dj)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode