Menu

Polres Sampang Ungkap 147 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Sita Lebih dari 2 Kg Sabu

Desember 29, 2025

Publikasiterkini.com° Sampang – Polres Sampang mencatat peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis akhir tahun kepolisian, sebanyak 147 kasus narkoba berhasil diungkap, jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Sampang AKBP Hartono mengungkapkan, dari ratusan kasus tersebut, petugas menyita barang bukti berupa lebih dari 2 kilogram sabu, ratusan butir pil ekstasi, serta ribuan obat keras berbahaya.

“Selain barang bukti, kami mengamankan 174 tersangka, dengan mayoritas berperan sebagai pengedar narkotika,” ujar AKBP Hartono saat rilis akhir tahun, Senin (29/12/2025).

Menurutnya, peredaran narkoba di Kabupaten Sampang telah menjangkau hampir seluruh kecamatan. Namun, berdasarkan pemetaan kepolisian, wilayah perkotaan masih menjadi titik rawan utama peredaran narkotika.

“Peredaran narkoba sudah meluas, hampir merata di seluruh kecamatan, namun kawasan perkotaan masih menjadi konsentrasi kerawanan,” jelasnya.

Selain pengungkapan kasus narkotika, Polres Sampang juga mencatat capaian positif dalam penanganan tindak pidana umum. Sepanjang tahun 2025, tercatat 304 laporan kriminal, dengan 260 kasus berhasil diselesaikan, atau mencapai tingkat penyelesaian perkara sebesar 86 persen.

AKBP Hartono menegaskan, capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memperkuat penegakan hukum serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional dan tuntas.

Baca Juga :  Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

“Tahun 2025 menjadi momentum penguatan penegakan hukum di Kabupaten Sampang, khususnya dalam penanganan laporan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Sampang akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Upaya ini akan terus kami tingkatkan agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” pungkasnya.

 

(Basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode