Menu

Bambang Haryo Soroti Mahal Cabai dan Dorong Modernisasi Distribusi Pangan

Desember 23, 2025

Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti tingginya harga cabai saat melakukan inspeksi harga kebutuhan pokok di Pasar Kedurus, Surabaya, Senin (22/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia mencatat harga cabai kecil menyentuh Rp80.000 per kilogram.

“Yang mahal hanya cabai, terutama cabai kecil. Harganya sangat tinggi,” ujar Bambang.

Meski demikian, Bambang memastikan bahwa harga bahan pangan lainnya masih relatif stabil. Ia menyebut harga ayam, telur, daging, ikan, dan beras belum mengalami lonjakan signifikan.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar belum memasuki periode lonjakan permintaan seperti Natal, Tahun Baru, atau Idulfitri.

“Belum masuk peak season, jadi harga sembako lainnya masih normal,” katanya.

Bambang Haryo mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Ia menilai pengendalian pasokan yang dilakukan kementerian terkait telah berjalan cukup efektif.

“Pemerintah sudah bekerja dengan baik dan ini perlu dijaga sampai akhir tahun,” ucapnya.

Namun demikian, Bambang menilai tantangan ke depan bukan hanya soal produksi, tetapi juga distribusi dan penyimpanan. Ia menyoroti masih minimnya penggunaan teknologi rantai dingin dalam distribusi pangan nasional.

Baca Juga :  Kejurprov Piala BHS Jadi Pintu Awal Seleksi Atlet Silat Jatim

Menurutnya, penggunaan truk berpendingin dan penyediaan cold storage di pasar induk sangat penting untuk mencegah kerusakan bahan pangan.

“Kalau pakai freezer, bahan pangan bisa lebih awet dan tidak cepat busuk,” jelasnya.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah memberikan subsidi freezer bagi pedagang pasar tradisional. Selain menekan potensi kerugian pedagang, langkah ini diyakini mampu menjaga kualitas pangan dan menstabilkan harga di tingkat konsumen.

Bambang Haryo menegaskan bahwa modernisasi distribusi pangan harus menjadi bagian dari strategi nasional pengendalian inflasi. Dengan distribusi yang efisien dan penyimpanan yang baik, fluktuasi harga ekstrem dapat diminimalkan.

“Stabilitas harga bukan hanya soal produksi, tapi juga soal bagaimana pangan itu didistribusikan dengan baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode