Menu

Proyek Pengurukan Pasir dan Tanggul Laut di THP Kenjeran Surabaya Masih Tertunda Izin Lingkungan

Desember 16, 2025

Publikasiterkini.com ° Surabaya – Proyek pengurukan pasir pantai dan pembangunan tanggul laut di kawasan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Surabaya, belum dapat direalisasikan hingga 15 Desember 2025. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menunggu keluarnya izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappendalitbang) Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menyatakan bahwa penataan kawasan THP Kenjeran sisi selatan akan dilanjutkan pada tahun depan. “Detail perencanaan pengerjaan telah diselesaikan. Tinggal menunggu perizinan selesai, lalu pengerjaan segera dapat dimulai,” ujar Irvan pada 15 Desember 2025.

Proyek ini bertujuan menjadikan THP Kenjeran sebagai pusat pariwisata pesisir yang lebih menarik, mengingat lokasi tersebut telah lama menjadi ikon wisata Kota Surabaya. “Kami ingin dengan penataan ini dapat mendorong sektor pariwisata,” tambah Irvan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Krestian Maharhandono, menjelaskan bahwa pengerjaan tanggul laut dan pengurukan pasir masih bergantung pada izin UKL-UPL dari DLH Jatim. Meski izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) telah diterbitkan oleh kementerian sejak Juni lalu, proses UKL-UPL belum rampung.

Baca Juga :  Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

“Proyek ini sudah dirancang sejak dua tahun lalu,” kata Iman. Rinciannya, tanggul laut akan dibangun sepanjang 390 meter, disertai pengurukan pasir pantai seluas dua hektare dengan ketinggian dua meter di atas pasang laut terendah.

Tujuan utama proyek ini adalah melindungi area pesisir dari abrasi dan banjir rob. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp18 miliar. Setelah izin UKL-UPL keluar, proses lelang pengerjaan akan segera dimulai. “Harapannya segera dapat dikerjakan, mengingat perencanaannya sudah lama,” tutup Iman.

THP Kenjeran terus menjadi destinasi favorit warga Surabaya dan wisatawan, dengan harapan penataan ini akan semakin meningkatkan daya tariknya sebagai objek wisata pesisir unggulan.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode