SURABAYA° Pt.COM _ Kepedulian institusi kepolisian terhadap dinamika sosial tak lagi sekadar digaungkan lewat imbauan atau retorika. Di sudut utara Kota Pahlawan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengambil langkah konkret nan humanis: meretas barikade pengangguran dengan menggandeng PT Pelni Logistic untuk mengurai persoalan ekonomi warga.
Komitmen tersebut dikemas secara apik melalui program bertajuk POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) yang dihelat di Depo Pelni Logistic, Jalan Prapat Kurung Selatan No. 5, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya.
Sejumlah pencari kerja tampak memadati lokasi dengan pancaran optimisme. Bagi mereka, program ini bukan sekadar sosialisasi biasa, melainkan jembatan asa menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Misi Sosial di Balik Seragam
Program POLIRAN hadir sebagai bagian dari langkah strategis Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam menyokong Quickwins Polri—sebuah gerakan nyata untuk menghadirkan kepolisian yang kian hangat, responsif, dan menyatu dengan denyut nadi kebutuhan masyarakat.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ, Kasi Humas Iptu Suroto menegaskan bahwa korps bhayangkara ingin hadir memberi solusi riil di tengah tantangan ekonomi warga.
”Kami mengambil peran untuk menjembatani warga yang belum berkesempatan bekerja agar dapat terhubung langsung dengan kualifikasi yang dibutuhkan industri,” tutur Iptu Suroto.
Ia menambahkan, persoalan pengangguran memiliki dampak berantai yang sangat krusial. Ketika sebuah dapur keluarga kembali mengepul lewat pekerjaan yang layak, taraf hidup meningkat, dan secara otomatis stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) akan terbangun secara alami dan kokoh.
Karpet Merah Kemitraan Dunia Industri
Meski bertindak sebagai inisiator dan fasilitator, pihak kepolisian menegaskan tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Penentuan akhir penerimaan tenaga kerja sepenuhnya menjadi domain serta regulasi internal perusahaan.
”Tentu besar harapan kami seluruh peserta dapat terserap. Namun, prosesnya tetap berjalan objektif sesuai mekanisme dan standar kompetensi yang ditetapkan oleh perusahaan,” imbuh Iptu Suroto.
Di sisi lain, respons hangat terpancar dari jajaran manajemen korporasi. Kepala Cabang Pelni Logistic, Heri Setiabudi, menyambut positif terobosan yang diinisiasi oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini. Perusahaannya bangga menjadi pelopor pertama yang berkolaborasi dalam gerakan POLIRAN di wilayah tersebut.
Menurut Heri, sinergi ini menciptakan iklim yang saling menguntungkan (win-win solution). Industri membutuhkan suplai tenaga kerja yang berdedikasi, sementara warga lokal membutuhkan ruang untuk membuktikan potensi diri.
”Kebutuhan tenaga kerja di operasional kami selalu ada. Selama calon pekerja memiliki keterampilan, kemampuan, dan kualifikasi yang selaras dengan kebutuhan lapangan, pintu kami terbuka lebar,” tandas Heri.
Langkah inovatif Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini membuktikan bahwa penegakan hukum dan kepedulian sosial dapat berjalan berdampingan—menjadikan seragam cokelat tak hanya pelindung, tetapi juga penyambung asa bagi masyarakat.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini