Publikasiterkini.com° Surabaya _ Dedikasi jajaran Polrestabes Surabaya dalam mengawal kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 berbuah prestasi. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya berhasil meraih penilaian terbaik kategori manajemen dan rekayasa lalu lintas di kawasan stasiun selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Rahmat Hakim, kepada Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja personel Satlantas Polrestabes Surabaya dalam mengantisipasi kepadatan serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di sejumlah simpul transportasi yang mengalami peningkatan aktivitas selama momentum Idulfitri.

Tiga Stasiun Jadi Titik Fokus Pengamanan
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, pengelolaan lalu lintas difokuskan pada tiga kawasan stasiun utama di Kota Surabaya, yakni:
- Stasiun Gubeng
- Stasiun Pasar Turi
- Stasiun Wonokromo
Ketiga lokasi tersebut menjadi titik penting pergerakan masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api. Tingginya volume penumpang dan kendaraan membutuhkan pola pengamanan serta rekayasa lalu lintas yang cepat, tepat, dan adaptif.
Personel di lapangan tidak hanya melakukan pengaturan arus kendaraan, tetapi juga memastikan aktivitas naik-turun penumpang berlangsung aman serta tidak menimbulkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas di sekitar stasiun.
Dirlantas: Bukti Kerja Taktis di Lapangan
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Rahmat Hakim mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Penilaian ini adalah bagian dari evaluasi menyeluruh. Kami melihat bagaimana manajemen dan rekayasa lalu lintas diterapkan secara taktis untuk memberikan kelancaran bagi masyarakat pengguna moda transportasi kereta api,” ujar Kombes Pol Rahmat Hakim.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan lalu lintas tidak terlepas dari kesiapsiagaan personel serta kemampuan melakukan penyesuaian terhadap kondisi di lapangan.
Dedikasi untuk Personel yang Bertugas di Jalan
Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian institusi, melainkan buah dari kerja keras seluruh personel yang berada di lapangan.
“Penghargaan ini menjadi bahan bakar motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Pengaturan di kawasan stasiun akan terus dievaluasi agar mobilitas warga senantiasa selamat, aman, dan lancar,” tegas AKBP Galih Bayu Raditya.
Ia menambahkan, capaian tersebut akan menjadi evaluasi sekaligus pijakan bagi Satlantas Polrestabes Surabaya dalam menghadapi berbagai momentum dengan mobilitas masyarakat yang tinggi di masa mendatang.
Keberhasilan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 diharapkan dapat menjadi tolok ukur sekaligus cetak biru dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan lalu lintas, terutama saat menghadapi perayaan hari besar nasional maupun periode libur panjang.
Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah kepadatan arus mobilitas masyarakat bukan hanya soal mengurai kemacetan, tetapi juga memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini