**Surabaya** – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi keberhasilan Kampung Batik Tin atau Kampung Ceria di Kelurahan Gundih, Surabaya, yang dinilai mampu berkembang menjadi kampung kreatif melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.
Hal itu disampaikan Bambang saat meninjau langsung kawasan yang dikenal sebagai sentra batik sekaligus destinasi edukasi budaya tersebut pada Rabu.
Menurut Bambang, keberhasilan Kampung Ceria tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Kota Surabaya, aparatur kecamatan, kelurahan, LPMK, pengurus RW, dan masyarakat yang terus berinovasi mengembangkan potensi lokal.
“Ini merupakan contoh pemberdayaan masyarakat yang berhasil. Pelestarian budaya dipadukan dengan edukasi sehingga memberi manfaat ekonomi sekaligus menjadi daya tarik wisata,” kata Bambang.
Ia menjelaskan, Kampung Batik Tin menghadirkan pengalaman membatik bagi pengunjung sehingga memberikan nilai tambah dibandingkan sekadar menjadi sentra produksi batik.
Di sisi lain, keberadaan berbagai permainan tradisional menjadi daya tarik tersendiri yang dinilai mampu menghidupkan kembali budaya lokal sekaligus menciptakan ruang interaksi sosial bagi anak-anak.
Bambang menilai pendekatan tersebut dapat menjadi solusi dalam membatasi penggunaan gawai di kalangan anak karena mendorong aktivitas fisik yang lebih sehat serta membangun karakter melalui nilai sportivitas dan disiplin.
Karena itu, ia mendorong agar model pengembangan kampung kreatif seperti Kampung Ceria direplikasi di berbagai wilayah Surabaya sehingga mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis komunitas.
Sementara itu, Lurah Gundih Christiono mengaku bangga atas kunjungan Bambang Haryo. Ia berharap perhatian dari anggota DPR RI tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga untuk terus mengembangkan Kampung Ceria sebagai ikon wisata edukasi budaya di Surabaya.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini