Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menegaskan kolaborasi antara potensi alam dan kekayaan budaya harus menjadi strategi utama dalam pengembangan pariwisata Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.
Menurut Bambang Haryo, banyak negara sukses membangun industri pariwisata dengan mengedepankan identitas budaya, tradisi, dan kuliner sebagai daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.
“Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Potensi ini harus dipadukan dengan keindahan alam sehingga mampu menciptakan pengalaman wisata yang lengkap dan berkesan bagi wisatawan asing,” kata Bambang Haryo.
Ia menilai langkah Pemerintah Provinsi NTB yang mulai mengarahkan pengembangan pariwisata ke sektor budaya merupakan kebijakan yang tepat. Salah satu contohnya adalah Desa Sade di Pulau Lombok yang tetap mempertahankan tradisi dan kearifan lokal hingga kini.
Menurut Bambang Haryo, keunikan tradisi masyarakat Desa Sade menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat menjadi aset ekonomi yang bernilai tinggi apabila dikelola secara berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal beserta jajaran Pemerintah Provinsi NTB yang terus berkomitmen melestarikan sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Lombok sebagai salah satu pilar utama pengembangan pariwisata Indonesia.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini