Publikasiterkini.com° Gresik _ Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Pos Driyorejo berhasil mengevakuasi seekor ular kobra Jawa yang masuk ke area kandang milik warga.
Peristiwa ini terjadi di Dusun Pasinan Lemah Putih, Desa Pasinan Lemah Putih, RT 12 RW 03, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Kamis (25/6/2026).
Ular berbisa dan mematikan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Heri saat dirinya sedang beraktivitas di area kandang. Sadar akan bahaya laten dari silent killer melata ini, Heri memilih untuk tidak gegabah.
Ia terus mengawasi pergerakan ular dari jarak aman demi menghindari serangan mendadak yang bisa membahayakan dirinya maupun warga sekitar.
Demi keamanan bersama, Heri langsung bergegas mendatangi Pos Damkar Driyorejo untuk meminta bantuan evakuasi. Laporan tersebut diterima resmi oleh petugas pada pukul 15.05 WIB. Bergerak cepat, hanya dalam waktu tiga menit, tim rescue langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.12 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas yang dibekali alat pelindung diri (APD) dan tongkat penjepit khusus langsung melakukan penyisiran di area kandang. Berkat keahlian tim di lapangan, ular kobra tersebut berhasil diamankan dengan cepat dan aman tanpa menimbulkan korban luka maupun kerugian materiil. Seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai kondusif pada pukul 15.26 WIB.
Perwira piket Damkar Kabupaten Gresik, Bakti Darmawan, menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima dan respons cepat petugas dalam menangani konflik satwa liar yang mengancam pemukiman warga.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Petugas juga memastikan situasi di sekitar lokasi kembali aman dan kondusif setelah ular berhasil diamankan,” ungkap Bakti Darmawan.
Masuknya ular ke pemukiman warga ini menambah panjang daftar operasi penyelamatan non-kebakaran yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran di wilayah Gresik.
Berdasarkan data rekapitulasi dari Damkar Kabupaten Gresik, sepanjang tahun hingga bulan Juni 2026 ini, tercatat petugas telah berhasil menangani sebanyak 95 kejadian penyelamatan (rescue) satwa maupun evakuasi darurat lainnya, serta 24 kejadian kebakaran yang melanda berbagai titik di wilayah hukum Kabupaten Gresik.{rg}
Shofa•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini