Publikasiterkini° Surabaya _ Polrestabes Surabaya terus memperkuat sinergi dengan insan pers melalui pola komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan mudah diakses guna memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen tersebut disampaikan Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, SH, saat menggelar bincang santai bersama awak media di ruang Humas Polrestabes Surabaya, Jumat (12/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, AKP Hadi Ismanto menegaskan bahwa media massa merupakan mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik memiliki akurasi yang tinggi.
“Langkah ini merupakan bentuk pendekatan komunikasi yang lebih inklusif sekaligus upaya mempererat hubungan kerja sama antara kepolisian dan media massa sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” ujarnya.

Menurut AKP Hadi, Polrestabes Surabaya telah membuka ruang koordinasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para wartawan, termasuk melalui pertemuan-pertemuan yang difasilitasi sebagai pusat komunikasi dan klarifikasi informasi.
Ia menjelaskan, pola komunikasi terbuka tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi kesalahpahaman informasi yang selama ini mungkin terjadi akibat keterbatasan akses maupun kurangnya komunikasi langsung antara kepolisian dan media.
“Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi potensi kesalahpahaman informasi yang selama ini mungkin terjadi akibat keterbatasan akses atau kurangnya komunikasi langsung antara pihak kepolisian dan media,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKP Hadi menuturkan bahwa program komunikasi yang dibangun tidak bersifat sementara, melainkan akan menjadi agenda berkelanjutan. Penyampaian informasi dan pertemuan secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari sistem komunikasi yang lebih terstruktur antara Polrestabes Surabaya dan insan pers.
Dengan mekanisme tersebut, diharapkan proses penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan terverifikasi sehingga mampu menekan penyebaran informasi yang tidak akurat.
“Kami ingin alur informasi menjadi lebih cepat, tepat, dan terverifikasi sehingga dapat meminimalisir penyebaran informasi yang tidak akurat di tengah masyarakat,” jelasnya.
AKP Hadi juga menekankan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian maupun media sebagai penyampai informasi.
Menurutnya, komunikasi yang aktif, terbuka, dan berkesinambungan menjadi kunci utama dalam memastikan setiap informasi yang beredar telah melalui proses klarifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
“Komunikasi yang terbuka, aktif, dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa setiap informasi yang beredar di masyarakat benar-benar telah melalui proses klarifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. Kami juga terbuka menerima masukan dari rekan-rekan wartawan, khususnya yang bertugas di Polrestabes Surabaya, demi mewujudkan Polrestabes yang semakin bersinergi dengan media dan masyarakat,” pungkas AKP Hadi Ismanto.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Polrestabes Surabaya dan insan pers, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menyajikan informasi yang akurat, edukatif, dan terpercaya bagi masyarakat.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini