Publikasiterkini.com° Surabaya _ Sebuah rumah toko (ruko) lantai dua yang digunakan tempat tinggal di Jalan Sidoyoso IV, Simokerto, Surabaya, terbakar, Minggu (30/5) pukul 02.22. Akibat kebakaran, satu orang penghuni rumah TLN, 68, meninggal dunia. Korban diduga meninggal dunia karena menghirup asap dan terbakar di depan kamar mandi lantai dua.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.22. Kobaran api berasal dari lantai dua yang dijadikan tempat tinggal. Api kemudian membesar dan membakar rumah toko lantai dua.Oleh warga sekitar kebakaran dilaporkan ke Command Center 112 dan Polsek Simokerto.
Suami korban Soei Biantoro Rahardjo mengatakan saat kebakaran sudah berusaha menolong korban yang tidur di lantai dua toko. Ia berjalan di lorong yang menghubungkan rumah tinggal utama belakang toko dengan lantai dua toko yang dipakai kamar istrinya.
“Saya mau ke atas atap sudah ambruk. Lo bojoku (lo istriku). Pak tolong selamatkan istri saya, ruko habis nggak apa-apa yang penting bojoku (istriku) selamat,” ucapnya sambil meneteskan air mata di sekitar lokasi, Minggu (31/5).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan usai menerima laporan, DPKP mengerahkan 20 Unit Tempur untuk melakukan pemadaman dan pembasahan. Setelah lokasi aman dan kondusif, petugas menemukan satu orang korban perempuan penghuni rumah meningal dunia di kamar mandi lantai dua.
“Dia kena asap ya mungkin kalau lihat bajunya masih. Jadi kelihatan mungkin menghirup asap. Karena dia mau lewat ke belakang sudah terjebak api,” jelasnya.
Laksita menegaskan, korban tinggal sendiri di ruko. Namun untuk keluarganya tinggal di rumah belakang yang tersambung dengan ruko. “Jadi kebetulan suaminya dan anaknya ada di rumah yang satunya. Jadi itu tembus, ruko dengan rumahnya tembus. Cuma sang istri tinggal di ruko alasannya dia enggak kuat AC jadi tinggal di situ pakai kipas angin,” bebernya.
Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik menuturkan untuk korban meninggal dunia ditemukan di depan kamar mandi. Korban diduga sempat berupaya menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran hebat di lantai dua ruko. Namun korban tidak berhasil dan terjebak.
“Keterangan dari saksi tahu-tahu sudah terbakar lantai dua. Korban di kamar atas. Dia terbakar tapi masih ada wujudnya. Dia lari nggak kuat ditemukan pas depan pintu kamar mandi,” ungkapnya.
Mantan Kapolsek Sukomanunggal ini melanjutkan, korban merupakan penghuni rumah dan pemilik toko sepeda angin. Di lantai bawah ruko dipakai toko sepeda. Sedangkan di lantai dua dipakai tempat tinggal.(*)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini