Publikasiterkini.com° Surabaya _ Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Dari total 67.952 peserta yang mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut, sebanyak 8.292 calon mahasiswa baru dinyatakan lolos untuk jenjang Sarjana (S-1) dan Sarjana Terapan (D-4).
Tingginya jumlah peminat menjadikan Unesa sebagai salah satu kampus negeri dengan persaingan masuk paling ketat di Jawa Timur. Tingkat kelulusan SNBT Unesa tahun ini tercatat hanya 12,2 persen.
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, mengatakan ribuan mahasiswa yang diterima terdiri atas jalur reguler dan penerima bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
“Sebanyak 5.185 mahasiswa diterima melalui jalur reguler dan 3.107 lainnya melalui skema KIP Kuliah.
Artinya, sekitar 37 persen mahasiswa baru yang lolos SNBT merupakan penerima bantuan pendidikan,” ujar Martadi, Selasa (26/5).
Prodi Kesehatan Jadi yang Paling Ketat
Kepala Subdirektorat Admisi Unesa, Sukarmin, menjelaskan bahwa program studi rumpun kesehatan masih menjadi favorit calon mahasiswa.
Program Studi S-1 Keperawatan menjadi jurusan paling ketat dengan tingkat keketatan 1,49 persen.
Posisi berikutnya ditempati S-1 Fisioterapi dengan tingkat keketatan 1,54 persen dan S-1 Kedokteran Gigi sebesar 1,82 persen.
Selain itu, program studi kesehatan lain seperti S-1 Kedokteran, S-1 Kebidanan, dan S-1 Gizi juga masuk dalam daftar 10 program studi paling kompetitif di Unesa tahun ini.(*)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini