Menu

Dukung Program Asta Cita, Polsek Kenjeran Panen Raya 1,8 Ton Jagung Manis di Tambak Wedi

April 24, 2026

Publikasiterkini° Surabaya _ Polsek Kenjeran jajaran Polres Pelabuhan Tanjung menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kali ini, Polsek Kenjeran bersama kelompok tani setempat melaksanakan panen raya jagung manis di lahan ketahanan pangan Kelurahan Tambak Wedi, pada Kamis (16/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto. Turut hadir dalam giat tersebut jajaran Kanit Polsek Kenjeran, perwakilan PPL Kota Surabaya, serta anggota Kelompok Tani Nandur Makmur.

Program ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan langkah konkret Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI.

Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset Pemerintah Kota Surabaya seluas satu hektar yang dioptimalkan untuk menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal.

“Kami memanfaatkan lahan seluas satu hektar untuk mendukung ketahanan pangan. Terbaru, kami memanen jagung manis di area seluas 400 meter persegi sebagai bagian dari rotasi tanam yang terjadwal,” ujar Kompol Yuyus di sela-sela kegiatan.

Dari hasil ubinan dan penimbangan, tercatat sebanyak 1.800 kg atau 1,8 ton jagung manis berhasil dipanen. Menariknya, seluruh hasil panen tersebut langsung diserbu dan habis terjual kepada masyarakat sekitar, sehingga memberikan dampak ekonomi instan bagi warga.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Buruh Jelang May Day

Sistem tanam yang diterapkan di lahan ini menggunakan metode bergantian. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pasokan sehingga memudahkan petani dalam mendistribusikan hasil bumi kepada konsumen secara konsisten.

Selain fokus pada hasil panen, Polsek Kenjeran juga memperhatikan aspek teknis budidaya. Guna menanggulangi kendala hama tikus yang kerap menghantui petani, pihak kepolisian dan penggerak ketahanan pangan telah berkoordinasi intensif dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian setempat.

“Langkah preventif telah kami siapkan bersama PPL untuk memastikan tanaman tetap sehat hingga masa panen tiba. Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali,” tambah Kompol Yuyus.

 

(Basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode