Menu

Pemkot Surabaya Uji Skema Besar Lewat WFH: Listrik Ditekan, ASN Wajib Transportasi Umum

April 15, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tak sekadar soal bekerja dari rumah. Pemkot tengah menguji skema besar efisiensi anggaran dan perubahan gaya kerja aparatur sipil negara (ASN), mulai dari penghematan listrik hingga peralihan transportasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, hasil evaluasi awal penerapan sistem kerja kombinasi Work From Office (WFO) dan WFH yang mulai dijalankan sejak Jumat (10/4). Hasilnya, kebijakan ini cukup efektif dan mulai mengubah pola kerja birokrasi.

“WFH ini bukan sekadar pindah tempat kerja. Kita ingin kinerja berbasis output, sekaligus mengukur efisiensi riil,” ujarnya di Surabaya pada Rabu (15/4).

Menariknya, meski WFH diterapkan, pejabat struktural seperti kepala perangkat daerah hingga kepala bidang tetap masuk kerja. Namun, ruang kerja mereka digabung dalam satu area untuk menekan penggunaan listrik dan air.

“Kita satukan ruang kerja supaya konsumsi listrik dan air bisa ditekan. Nanti kita hitung hasil efisiensinya di akhir bulan,” jelasnya.

Tak berhenti di kantor, perubahan juga menyasar pola mobilitas ASN. Setiap Selasa, ASN diwajibkan menggunakan transportasi umum, sepeda, atau kendaraan listrik. Sementara pada Jumat, penggunaan moda non-bahan bakar fosil juga dianjurkan, baik bagi pegawai yang WFH maupun WFO.

Baca Juga :  Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

Pemkot bahkan menerapkan sistem pengawasan berbasis bukti. ASN diminta melampirkan laporan hingga bukti pembayaran transportasi umum sebagai bentuk kontrol kebijakan.

“Penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik sudah mulai berjalan. Ini bagian dari upaya menekan konsumsi BBM sekaligus mengurangi polusi,” tambahnya.

Langkah ini juga terintegrasi dengan rencana besar elektrifikasi kendaraan dinas. Saat ini, sekitar 80 unit kendaraan operasional tengah dalam proses lelang untuk kemudian digantikan dengan kendaraan listrik.(*)

 

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode