Menu

Lebaran Kelabu: Banjir Rendam Pasar Rebo Jakarta Timur, Warga Lansia Terjebak di Rumah

Maret 22, 2026

Publikasi-terkini° Jakarta _ Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta di hari Idulfitri 1447 Hijriah menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi malam ini, air merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi. Tempat ibadah seperti Masjid Jami’ Al-Ma’mur turut terdampak genangan.

Warga setempat, Tri (48), mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras turun sejak sore hari.

Dia menduga, air yang merendam wilayahnya juga merupakan kiriman dari wilayah hulu termasuk Bogor, yang mengalir melalui Kali Cipinang.

“Mulai sore hujan deras, ini kayaknya kiriman dari Bogor. Biasanya dari arah Jatinegara juga lewat Kali Cipinang,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Tri mengungkapkan, banjir seperti ini tergolong tidak biasa terjadi di wilayahnya. Pasalnya, genangan biasanya tidak sampai masuk ke dalam rumah warga meski hujan turun.

“Kalau hujan biasanya nggak pernah banjir sampai begini,” katanya.

Dia tak kuasa menahan kesedihan karena rumahnya ikut terendam saat momen lebaran.

“Ya nangis aja lah gue, lagi lebaran begini rumah kebanjiran. Sedih banget,” ucapnya.

Baca Juga :  Semangat Berbagi, DPP Aliansi Madura Indonesia Sembelih 1 Sapi dan 5 Kambing untuk Warga Sekitar

Di rumahnya, sejumlah perabotan rumah tangga seperti kasur dan kulkas ikut terendam banjir. Sepeda motor juga terpaksa dibiarkan berada di dalam rumah karena tidak sempat dievakuasi.

Selain itu, banjir menyebabkan sejumlah warga terjebak, terutama lansia yang berada di rumah bertingkat.

“Ada warga kita yang orang tua kejebak di atas,” kata Tri.

Petugas gabungan, termasuk dari pemadam kebakaran, telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak.

Warga lainnya, Robi (32), pemilik warung di ruas Jalan Cibubur, mengatakan tokonya juga sempat terendam banjir.

“Hujan dari jam tiga, air sempat di atas lutut. Alhamdulillah barang-barang toko masih bisa diamankan,” ujarnya. (iN)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode