Menu

Banjir Drainase di Bondowoso: 12 Halaman Rumah Tergenang dan 1 Sapi Dievakuasi

Februari 13, 2026

Publikasi-terkini.com° Bondowoso – Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Jambesari, Bondowoso, Kamis, 12 Februari 2026 malam. Drainase dan saluran irigasi tak mampu menampung debit air. Akibatnya, belasan halaman rumah warga tergenang.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bondowoso menyebutkan, banjir terjadi sekitar pukul 21.23 WIB di dua titik. Yakni Dusun Cangkring Baru RT 29 Desa Grujugan Lor dan Dusun Karangbedih RT 16 RW 03 Desa Tegalpasir.

Di Desa Grujugan Lor, tujuh halaman rumah warga tergenang. Sementara di Desa Tegalpasir, lima halaman rumah terdampak. Satu kandang ternak juga terendam, sehingga petugas bersama warga mengevakuasi seekor sapi milik warga bernama Nanang.

Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan hujan dengan intensitas sedang menyebabkan debit air meningkat cepat dan meluap dari saluran irigasi.

“Tim Pusdalops menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.20 WIB. Kami langsung menerjunkan personel untuk asesmen dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat,” ujarnya, Jumat pagi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) di lokasi juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Mobil BMW Salah Parkir di Depan Shanghai Park, Mau "Didenda" 200 Juta

Namun, penanganan sempat terkendala. Saluran irigasi di Desa Grujugan Lor tersumbat gelondongan kayu. Debit air yang tinggi dan kondisi saluran yang sempit membuat pembersihan tidak bisa langsung dilakukan karena berisiko membahayakan petugas.

“Keselamatan personel menjadi prioritas. Untuk sementara kami melakukan pemantauan. Setelah debit air surut, pembersihan akan dilakukan bersama masyarakat,” kata Kristianto.

Hingga menjelang tengah malam, debit air dilaporkan mulai berangsur surut. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BPBD memastikan tetap bersiaga di Markas Komando untuk mengantisipasi potensi bencana susulan

“Kami mengimbau kepada warga untuk segera melapor jika terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda darurat lainnya,” tegas Kris.

 

Sofi/bj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode