Publikasi-terkini.com° Sampang – Kondisi bangunan SDN Margantoko 1 di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, sangat memprihatinkan. Pasalnya, sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat dan dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai sarana belajar mengajar.
Yulianti warga setempat mengatakan, kerusakan gedung sekolah tersebut bukan hal baru. Menurutnya, beberapa ruang kelas sudah lama dalam kondisi rusak parah. “Rusaknya cukup parah dan sudah lama tidak diperbaiki,” tuturnya, Kamis (12/2/2027).
Masih kata Yulianti, kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan dan kenyamanan anak-anak mereka berdampak pada penurunan jumlah siswa di sekolah tersebut. Bahkan sejumlah wali murid memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain yang dinilai lebih aman.
“Kita terpaksa mencari sekolah lain agar anak anak kami tetap bisa bersekolah dengan aman,” imbuhnya.
Kepala SDN Margantoko 1, Suranta, membenarkan bahwa bangunan sekolah memang sudah lama mengalami kerusakan. Ia menilai perbaikan ringan tidak cukup untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Sejak saya mulai bertugas, bangunannya memang sudah rusak cukup parah. Tidak bisa hanya tambal sulam, perlu rehabilitasi total,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan setempat, Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan SDN Margantoko 1 dalam program rehabilitasi sekolah. Namun keputusan akhir berada di tingkat kementerian.
“Kami sudah mengusulkan sesuai prosedur. Penetapan penerima bantuan menjadi kewenangan kementerian,” pungkasnya.
Sekedar diketahui jumlah siswa di SDN Margantoko tercatat sekitar 40 siswa, kemudian berkurang menjadi 38, dan saat ini tersisa 34 siswa.
Sofi/bj


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini