Menu

Kapolsek Dicopot dari Jabatan karena Diduga Ogah Tangkap Pemain Judi, Sebut Pelapor Balas Dendam

Februari 11, 2026

Publikasi-terkini.com° NTT – Seorang kapolsek dicopot dari jabatan karena diduga tak mau tangkap pemain judi.

Sosok yang dimaksud adalah Kapolsek Bola, Iptu I Made Utama.

Ia resmi dicopot dari jabatannya menyusul dugaan pembiaran aktivitas perjudian di Pasar Bola, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pencopotan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait praktik judi yang lokasinya hanya berjarak 300 meter dari Mapolsek Bola.

Kini, Iptu I Made Utama telah dipindahkan menjadi Perwira Pertama (Pama) Polres Sikka terhitung sejak 5 Februari 2026 dalam rangka pemeriksaan intensif.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sikka, Ipda Leonardus Tungga, membenarkan adanya tindakan tegas terhadap Kapolsek Bola tersebut.

“Kapolsek Bola sementara ditarik ke Polres Sikka dalam rangka pemeriksaan,” jelas Leonardus dalam keterangan resminya, Minggu (8/2/2026), melansir dari Kompas.com.

Saat ini, Unit Propam Polres Sikka masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah ada unsur pembiaran dalam praktik perjudian jenis dadu putar tersebut.

Untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno telah mengambil langkah cepat dengan menunjuk pejabat pengganti.

Baca Juga :  Penanganan Humanis Insiden Alun-Alun, Humas Polres Lumajang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak

“Saat ini Pak Kapolres sudah telah menunjuk salah satu perwira untuk menjadi Plt Kapolsek Bola agar pelayanan masyarakat tetap berjalan,” tambah Leonardus.

Berawal dari Laporan Warga

Kasus ini mencuat setelah seorang warga Desa Uma Uta berinisial GL melaporkan Iptu Made ke Propam Polres Sikka pada Senin (2/2/2026).

GL mengaku kecewa karena laporannya mengenai aktivitas judi di pasar pada pagi hari tidak segera ditindaklanjuti.

Menurut GL, ia sempat mendatangi Polsek Bola dan meminta Kapolsek segera menangkap para pelaku yang sedang bermain judi dadu.

Namun, karena merasa tidak diindahkan, GL lantas melaporkan kejadian tersebut ke tingkat polres dengan membawa sejumlah barang bukti.

Sebelum resmi ditarik ke Polres, Iptu I Made Utama sempat memberikan klarifikasinya.

 

Sofi H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode