Menu

Atlet Stikes Sukma Wijaya Sampang Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Jatim 2026

Februari 3, 2026

Publikasi-terkini° Sampang _ Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Sukma Wijaya Sampang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Melalui cabang olahraga pencak silat, kampus kesehatan tersebut sukses memborong medali dalam ajang Ronggosukowati Pencak Silat Competition 2026 Kapolda Jawa Timur yang digelar di GOR Sahabat, Kabupaten Pamekasan.

Dalam kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 31 Januari hingga 1 Februari 2026, tiga atlet yang mewakili Stikes Sukma Wijaya berhasil menembus babak final dan naik podium juara pada Minggu (1/2/2026).

Dua medali emas diraih oleh Anwar Irsyad Abrori yang tampil gemilang di kelas Tanding B Dewasa Putra, serta Moh. Risal Jibran yang mendominasi kelas Tanding D Dewasa Putra. Keduanya menunjukkan performa impresif dengan teknik serangan dan pertahanan yang solid sejak babak penyisihan hingga partai final.

Sementara itu, Rohimul Anwar turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara II atau medali perak di kelas Tanding A Dewasa Putra. Meski harus puas di posisi kedua, perjuangannya mendapat apresiasi tinggi mengingat ketatnya persaingan di kelas tersebut.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pelatih Ayyil Irsyad Akbar, putra daerah asal Tanggumong, Kabupaten Sampang, yang dikenal memiliki pengalaman dan dedikasi tinggi dalam membina atlet pencak silat. Di bawah asuhannya, para atlet Stikes Sukma Wijaya mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di level Jawa Timur.

Baca Juga :  Tim Bulutangkis Polri Raih 4 Medali Emas dan 2 Perak SEA Police Badminton Championship 2026 di Kamboja

“Kami sangat bersyukur atas raihan dua juara pertama dan satu juara kedua ini. Prestasi ini bukan akhir, tetapi awal untuk tantangan yang lebih besar. Fokus kami ke depan adalah menjaga konsistensi latihan dan mempertahankan tradisi juara di setiap kejuaraan,” ujar Ayyil Irsyad Akbar.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa Stikes Sukma Wijaya Sampang lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Capaian ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa kesehatan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kemampuan fisik dan mental yang tangguh. (bi)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode