Menu

Harga Emas Melonjak Tinggi, Pedagang Perhiasan Masih Mengeluh Sepi Pembeli

Februari 2, 2026

Publikasi-terkini.com° Jatim – Pembeli perhiasan emas atau logam mulia tetap sepi seperti biasanya meski harga emas mengalami kenaikan.

Hal itu terjadi di gerai perhiasan emas di kawasan Jalan Pasar Kupang, DR Soetomo, Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur.

Harga emas sendiri mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Namun kenaikan harga emas ini tak berbanding lurus dengan meningkatnya animo pembeli emas.

Pedagang toko emas Sisguntahar (59) mengungkapkan, kendati hampir dua pekan lamanya terjadi peningkatan nilai jual emas, jumlah pembeli perhiasan emas atau logam mulia di tokonya tetap sepi seperti biasanya.

Terkadang dagangan emasnya baru laku dua hari sekali.

Tak jarang juga, selama kurun dua hari belum laku sama sekali.

Jika dihitung kurun waktu sepekan, pembeli yang datang ke tokonya sekitar 2–3 orang.

Menurutnya, peningkatan nilai jual emas cuma dapat dinikmati oleh masyarakat kalangan kelas menengah ke atas, bukan kalangan kelas menengah ke bawah yang lebih memprioritaskan penggunaan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Meskipun nilainya sekarang tinggi, tapi itu cuma bagi kalangan menengah ke atas. Mereka (kalangan ke bawah) biasanya uang buat kebutuhan sehari-hari, bayar sekolah,” ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di tokonya, pada Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Semangat 'Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan

Selain karena dipengaruhi kondisi perekonomian masyarakat yang cenderung lesu beberapa tahun belakangan, penurunan daya beli perhiasan emas di tokonya juga disebabkan kecenderungan pembeli untuk beralih memiliki logam mulia.

Kakek satu cucu itu tak menampik, belakangan makin menguat kesadaran masyarakat memaknai emas sebagai benda berharga untuk disimpan di tempat aman sebagai investasi, dan bukan sebagai benda pajangan aksesori yang melekat pada tubuh.

“Kalau perhiasan, kayaknya mereka khawatir malah menjadi korban kejahatan. Jadi mending beli logam mulia,” jelasnya.

Namun, terlepas dari itu semua, lesunya pembelian emas di toko perhiasan dipengaruhi karena kondisi perekonomian masyarakat yang belum sepenuhnya membaik.

 

Sofi/Tj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode