Publikasi-terkini° Gresik _ Satreskrim Polres Gresik kembali menangkap satu Daftar Pencarian Orang (DPO) terduga pelaku pengeroyokan bergaya gangster yang menimpa warga di Kecamatan Dukun dan Panceng. Pelaku berinisial PRP (19), warga Benowo, Surabaya, diringkus di sebuah rumah kos di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.
PRP merupakan satu dari delapan pelaku pengeroyokan yang terjadi pada 4 Januari 2026 lalu. Dalam aksinya, ia diketahui turut melakukan pemukulan terhadap korban serta merampas tas berisi handphone saat korban dalam kondisi tidak berdaya.
“Benar, pelaku saat kejadian membawa kabur tas milik korban beserta handphone yang berada di dalamnya,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, Rabu (29/1/2026).
Di hadapan penyidik, PRP mengaku handphone hasil rampasan tersebut telah diserahkan kepada dua pelaku lain yang masih berstatus DPO, masing-masing berinisial DVT dan RZL.
“Dari delapan tersangka, enam sudah kami amankan. Dua lainnya masih terus kami kejar,” tegas Andi.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, PRP ditetapkan sebagai DPO lantaran berulang kali mangkir dari panggilan penyidik. Upaya pelariannya akhirnya terhenti setelah polisi berhasil melacak keberadaannya di wilayah Manyar.
Arya juga mengungkapkan bahwa aksi pengeroyokan tersebut dipicu oleh tersangka YF (26), warga Kebomas, yang berperan sebagai provokator. YF sebelumnya telah ditangkap di Mojokerto dan sempat dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan petugas saat hendak diamankan.
“Perannya sebagai provokator. Selain itu, tersangka juga ikut merampas handphone milik korban,” jelas Arya.
Selain delapan pelaku utama, polisi turut mengamankan lima anak di bawah umur yang terlibat dalam konvoi sebelum kejadian. Namun, kelima anak tersebut hanya dikenai sanksi wajib lapor karena tidak terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan.
Polisi menegaskan akan terus memburu dua DPO yang tersisa guna menuntaskan kasus kekerasan yang meresahkan masyarakat tersebut. (bo)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini