Menu

Kapolres Gresik Jalin Sinergi dengan Pimpinan DPRD, Bahas Sengketa Lahan PT BIP

Januari 27, 2026

Publikasi-terkini° Gresik _ Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersilaturahmi dengan pimpinan DPRD Gresik di kantor DPRD setempat, Senin (26/1/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah.

Kedatangan Kapolres Gresik beserta rombongan disambut langsung oleh Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Ahmad Nurhamim, dan Lutfi Dhawam.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menyelaraskan visi serta memperkuat kolaborasi antara Polres Gresik dan DPRD Gresik dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, AKBP Ramadhan Nasution memperkenalkan diri sebagai Kapolres Gresik yang baru sekaligus menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap DPRD Gresik dapat terus bersinergi dengan Polres Gresik, khususnya dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi serta keluhan masyarakat.

“Kami mohon dukungan dan kolaborasi dari DPRD Gresik. Kami ingin bersinergi, terutama dalam menampung aspirasi dan keluhan masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti secara bersama,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Baca Juga :  Polisi Jogo Sekolah: Langkah Preventif Polres Jember Siapkan Pelajar Menuju Generasi Emas 2045

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir menyambut baik kunjungan Kapolres Gresik dan mengapresiasi komitmen yang disampaikan. Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin dapat semakin diperkuat demi menjaga stabilitas dan kondusivitas di Kabupaten Gresik.

Selain silaturahmi dan perkenalan, pertemuan tersebut juga membahas isu strategis yang menjadi perhatian publik, yakni sengketa lahan di kawasan PT Bungah Industrial Park (BIP).

Pimpinan DPRD Gresik berharap Kapolres Gresik turut mengawal proses penyelesaian pemberian tali asih kepada warga terdampak, khususnya masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat proyek tersebut.

“Fokus kami adalah warga yang rumahnya terdampak karena itu merupakan satu-satunya tempat tinggal mereka. Kami berharap kesepakatan dapat segera tercapai,” tegas Syahrul Munir.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Ramadhan Nasution menyatakan kesiapan pihaknya untuk turun langsung dan melakukan koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait.

“Terkait permasalahan PT BIP dengan warga lokal, akan segera kami tindaklanjuti. Kami siap mengawal dan terus berkoordinasi secara berkelanjutan,” pungkasnya. (bo)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode