Publikasi-terkini° Jakarta – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membenamkan teknologi konektivitas berbasis cloud melalui fitur Mitsubishi Connect pada model terbaru mereka, Mitsubishi Destinator.
Teknologi ini memungkinkan kendaraan terhubung dengan smartphone secara real-time untuk mendukung aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan berkendara.
Mitsubishi Destinator merupakan premium family SUV terbaru yang diperkenalkan secara global pada 17 Juli 2025 di Jakarta dan tampil perdana di hadapan publik nasional dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Kehadiran Destinator menegaskan langkah Mitsubishi Motors dalam menghadirkan kendaraan keluarga modern yang mengombinasikan performa, kenyamanan, serta teknologi digital yang relevan dengan gaya hidup masa kini.
Sebagai SUV keluarga tujuh penumpang, Destinator dirancang dengan pendekatan teknologi menyeluruh. Dari sisi keselamatan, kendaraan ini dilengkapi Mitsubishi Motors Safety Sensing yang mencakup Adaptive Cruise Control (ACC), Forward Collision Mitigation System (FCM), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), hingga Multi Around Monitor. Perlindungan penumpang diperkuat dengan enam SRS airbag serta struktur bodi berketebalan tinggi.
Sorotan utama dari sisi teknologi terdapat pada kehadiran Mitsubishi Connect, sistem konektivitas yang mengintegrasikan kendaraan dengan smartphone pengguna.
Fitur ini memungkinkan pemilik memantau kondisi kendaraan, mengendalikan fungsi tertentu, hingga memperoleh bantuan darurat tanpa dibatasi jarak dan waktu. Saat ini, Mitsubishi Connect tersedia untuk Mitsubishi Destinator varian Ultimate.
Dari aspek safety, Mitsubishi Connect menghadirkan fitur SOS/Emergency Assistance (eCall) yang memungkinkan pengemudi menghubungi bantuan darurat hanya dengan satu sentuhan.
Sistem Automatic Collision Notification akan mengirimkan notifikasi otomatis ketika kendaraan terdeteksi mengalami kecelakaan. Sementara itu, Roadside Assistance (bCall) memudahkan pengguna meminta bantuan teknis atau layanan derek langsung melalui layar infotainment maupun aplikasi.
Pada sisi security, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi mobil secara real-time. Fitur Alarm Notification akan mengirimkan peringatan ketika alarm kendaraan aktif, sedangkan Stolen Vehicle Tracking membantu melacak posisi mobil jika terjadi pencurian.
Selain itu, tersedia Geofence Alert, Speed Alert, dan Curfew Alert yang memungkinkan pengguna menetapkan batas lokasi, kecepatan, dan waktu penggunaan kendaraan.
Sementara dari aspek convenience, Mitsubishi Connect memberikan kendali kendaraan langsung dari smartphone. Pengguna dapat menyalakan AC melalui Remote Climate Control, mengunci dan membuka pintu melalui Remote Door Lock/Unlock, serta memanfaatkan fitur Car Finder untuk mengetahui lokasi kendaraan.
Informasi kondisi kendaraan dan jarak tempuh juga tersedia melalui Vehicle Status Report & Mileage Tracker, sedangkan Information Assistance (iCall) menghubungkan pengguna langsung dengan Mitsubishi Motors Customer Care.
General Manager of Product Strategy Division PT MMKSI, Guntur Harling, menegaskan bahwa keandalan jaringan menjadi fokus utama dalam pengembangan teknologi ini.
“Untuk Mitsubishi Connect, kami bekerja sama dengan jaringan seluler terbesar di Indonesia dan kami berupaya memastikan jaringan Mitsubishi Connect tetap stabil dalam kondisi apa pun,” ujarnya, (24/1).
Pandangan serupa disampaikan pereli nasional sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar. Menurutnya, konektivitas kini menjadi identitas penting kendaraan modern.
“Sekarang mobil itu perlu identitas dan konektivitas antara pemilik dan kendaraan. Yang paling menarik dari Mitsubishi Connect adalah seluruh data kepemilikan mobil tercatat sejak awal, serta kemudahan akses dan fitur yang bisa langsung kita lakukan,” katanya.
Melalui Mitsubishi Connect, Mitsubishi Destinator tidak hanya hadir sebagai SUV keluarga, tetapi juga sebagai kendaraan pintar yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas digital penggunanya di era konektivitas. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini