Publikasiterkini.com° Malang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang menggelar kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Meneladani Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW”, Jumat (16/1).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam dengan penuh khidmat dan antusias.
Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP di lingkungan lapas.
Dalam kegiatan itu, tausiah disampaikan oleh Ustadz Samsul Arifin dari Pondok Pesantren Assalam. Ia mengulas makna mendalam peristiwa Isra’ Mi’raj, mulai dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Mi’raj ke Sidratul Muntaha, yang menjadi momentum ditetapkannya kewajiban sholat lima waktu bagi umat Islam.
“Sholat adalah penghubung langsung antara hamba dengan Allah SWT. Dari peristiwa Isra’ Mi’raj, kita diajarkan untuk menjaga keimanan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan,” ujar Ustadz Samsul Arifin dalam tausiahnya.
Selain menekankan pentingnya sholat, tausiah juga mengangkat nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam memperjuangkan kebenaran, serta sikap sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian hidup.
Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, pihak Lapas berharap para WBP dapat melakukan introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendekatkan WBP kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan sikap positif dalam kehidupan bermasyarakat setelah menjalani masa pembinaan.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini