Publikasiterkini.com° JEMBER – Warga Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, segera memiliki fasilitas olahraga dan ruang publik pertama di desanya. Kawasan sempadan Pantai Paseban yang selama ini belum tertata kini mulai disulap menjadi kawasan terpadu yang menggabungkan olahraga, wisata, ruang hijau, hingga pusat UMKM.
Program penataan ini digarap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mutiara Desa Paseban dengan dukungan penuh pemerintah desa, Muspika, serta elemen masyarakat. Lahan seluas sekitar dua hektare di kawasan pesisir akan dikembangkan menjadi taman, arena olahraga, kawasan kuliner, ruang terbuka hijau, dan bumi perkemahan.
Kepala Desa Paseban, Satupan, menyebut proyek ini menjawab kebutuhan lama warga. Selama puluhan tahun, Desa Paseban tak pernah memiliki sarana olahraga yang layak.
“Ini adalah harapan besar masyarakat. Selama ini warga tidak punya fasilitas olahraga. Sekarang kami ingin menghadirkan ruang publik yang bisa dipakai semua kalangan,” ujar Satupan, Rabu (14/1/2026).
Tak hanya untuk olahraga dan rekreasi, kawasan ini juga disiapkan sebagai ruang ekonomi baru bagi warga pesisir. Pelaku UMKM akan diberi tempat berjualan yang lebih tertata dan representatif agar bisa memanfaatkan arus wisata Pantai Paseban yang terus meningkat.
“Pantai Paseban sudah ramai pengunjung dari berbagai daerah. Ini bisa menjadi ikon baru desa sekaligus mendongkrak pendapatan asli desa dan membuka lapangan kerja,” katanya.
Di dalam kawasan itu, pemerintah desa juga menyiapkan ruang khusus bagi seniman dan sanggar seni untuk menampilkan karya. Tujuannya, menjadikan kawasan pantai sebagai pusat interaksi budaya sekaligus daya tarik wisata.
Dukungan juga datang dari unsur TNI dan Polri. Danramil 0824/18 Kencong Kapten Inf Juari Cahyono menilai kawasan ini berpotensi menjadi simpul baru aktivitas masyarakat.
“Ini bukan hanya tempat wisata, tapi juga olahraga dan ekonomi kerakyatan. Saya yakin kawasan ini akan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat dan ikon baru di Kencong,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kencong AKP Sunarto menegaskan kesiapan kepolisian menjaga keamanan kawasan wisata tersebut.
“Kami akan bekerja sama dengan masyarakat dan kelompok keamanan desa agar kawasan ini aman dan nyaman bagi pengunjung,” katanya.
Dukungan juga datang dari organisasi kemasyarakatan. Ketua Ranting Muhammadiyah dan Wakil Ketua Ranting NU Desa Paseban menilai kehadiran fasilitas olahraga dan UMKM menjadi titik balik bagi desa pesisir itu.
“Selama ini kami tidak punya sarana olahraga. Ini sangat melegakan, apalagi desa kami punya banyak lembaga pendidikan. Ini penting untuk generasi muda,” kata mereka.
Pantai Paseban selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan lokal. Dengan penataan yang lebih rapi dan terintegrasi, kawasan ini diharapkan tak hanya menjadi tujuan rekreasi, tetapi juga ruang tumbuh baru bagi ekonomi dan kreativitas warga desa.
SOFI/SI


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini