Publikasiterkini.com° Surabaya – Kekalahan 1-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026), meninggalkan catatan tersendiri bagi Maluku United. Meski harus pulang tanpa poin, pelatih Maluku United Hendri Susilo menegaskan anak asuhnya telah tampil maksimal dan mampu menguasai jalannya pertandingan.
Hendri menilai Ciro Alves dan rekan-rekan menunjukkan kerja keras sepanjang laga. Namun dominasi permainan yang ditampilkan belum mampu dikonversi menjadi hasil positif, karena Maluku United hanya mencetak satu gol pada babak kedua.
“Malam ini seperti yang kita lihat bersama, Maluku United sudah berjuang semaksimal mungkin dan kami menguasai pertandingan. Tapi kami hanya bisa mencetak satu gol malam ini,” ujar Hendri usai pertandingan.
Ia juga menepis anggapan bahwa kekalahan timnya disebabkan oleh kehadiran pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares. Menurut Hendri, hasil pertandingan lebih dipengaruhi oleh strategi yang tidak berjalan sesuai rencana.
“Hari ini saya menerapkan strategi deep defense dan serangan balik cepat. Kalau dari saya, perbedaannya sangat jelas,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Maluku United Taufik Rustam mengaku dirinya bersama rekan setim telah memberikan kemampuan terbaik di atas lapangan. Namun, hasil akhir belum berpihak kepada tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut.
“Saya dan teman-teman sudah bekerja keras dan memberikan penampilan terbaik. Tapi itulah hasil yang kita dapat, kalah dari titik penalti. Semoga ini menjadi pelajaran agar ke depannya kami bisa lebih baik lagi,” kata Taufik.
Dalam pertandingan tersebut, Maluku United hanya mampu mencetak satu gol melalui Ciro Alves pada menit ke-61. Sementara Persebaya Surabaya memastikan kemenangan lewat dua gol yang diborong Gali Da Freitas masing-masing pada menit ke-14 dan ke-37. (bj)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini