Menu

Kebakaran Rumah di Cilacap: Satu Lansia Tewas Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Januari 8, 2026

Publikasiterkini.com° Cilacap – Seorang lansia bernama Santohid (91) tewas akibat kebakaran di rumahnya, Rabu (7/1/2026) dini hari.

Peristiwa naas tersebut terjadi di Dusun Suryan RT 04 RW 09 Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena masih tertidur di dalam kamar,” ujar Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arif Widodo.

Adapun tetangga korban bernama Namiarto (62), saksi mata melihat rumah korban sudah terbakar seluruhnya kemudian bagian depan ambruk.

“Sebelumnya Pak Namiarto mendengar suara reruntuhan dari arah rumah korban sekitar pukul 00.10 WIB,” ungkap Gatot.

Tak lama kemudian, api menjalar ke dapur dan merembet ke dalam rumah Namiarto. Akibat kejadian, dua rumah hangus usai dilalap si jago merah.

“Pertama rumah bambu milik korban yang meninggal berukuran 8 meter x 6 meter beserta isi dalam rumah hangus terbakar, kemudian rumah permanen berukuran 20 meter x 8 meter milik Pak Namiarto yang kebetulan bersebelahan dengan rumah korban,” beber Gatot.

Warga sekitar yang mengetahui sempat berusaha membantu memadamkan api saat kejadian menggunakan peralatan seadanya, namun api tidak berhasil dipadamkan.

Baca Juga :  Tragedi Konvoi Dini Hari: Menyalip Berujung Petaka, Remaja 18 Tahun Tewas di Jalur Arteri Jombang

“Rumah korban meninggal kebetulan dari bambu, sehingga mudah menjalar ke bangunan lain yang berdekatan,” tutur Gatot.

Kebakaran diduga disebabkan oleh obat nyamuk bakar yang dinyalakan korban di dekat bahan yang mudah terbakar.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi setelah menerima laporan langsung memadamkan api yang membakar dua rumah warga tersebut.

“Laporan dari Plt Kades Karangpucung dan upaya pemadaman dilakukan petugas sekitar pukul 00.40 WIB,” kata Gatot.

Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.05 WIB, dan korban meninggal dunia langsung dievakuasi. Namun, keluarga korban meminta agar korban tidak dibawa ke puskesmas dan akan disemayamkan pada esok hari.

“Korban dimakamkan pukul 10.00 WIB tadi pagi, dan saat dievakuasi kondisi korban seluruh tubuh mengalami luka bakar,” terang Gatot.

Untuk diketahui, kebakaran tersebut tidak hanya menelan korban jiwa namun juga mengakibatkan kerugian materil kurang lebih Rp200 juta. (si)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode