Menu

Musim Hujan, Jalan Berlubang di Surabaya Makin Banyak, DSDABM Kerahkan 120 Ton Aspal per Hari

Desember 8, 2025

Publikasiterkini.com ° Surabaya – Memasuki musim hujan, sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya mulai rusak dan berlubang. Genangan air yang lama mengendap ditambah volume kendaraan yang tinggi membuat lubang-lubang jalan semakin lebar dan dalam, sehingga membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.

Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan warga, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya terus melakukan pemeliharaan jalan secara intensif sepanjang tahun, baik melalui patroli rutin maupun berdasarkan laporan masyarakat di media sosial.

Kepala Bidang Bina Marga DSDABM Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan anggaran pemeliharaan jalan tahun 2025 mencapai hampir Rp35 miliar. Dana tersebut digunakan untuk penambalan, perbaikan, hingga peningkatan kualitas jalan di seluruh wilayah kota.

“Pada musim hujan seperti sekarang, kebutuhan aspal sangat tinggi. Rata-rata kami pakai 100–120 ton per hari untuk menambal lubang di seluruh Surabaya. Bandingkan dengan musim kemarau yang hanya sekitar 40–50 ton per hari,” ujar Adi kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Adi menjelaskan, munculnya lubang jalan dipicu beberapa faktor, antara lain drainase yang belum optimal, beban kendaraan bermuatan berat yang melebihi kapasitas, serta struktur tanah yang labil saat terendam air dalam waktu lama.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Selisih Anggaran Penggunaan Material Semen pada Proyek Pendopo Desa Brangkal Senilai Rp477 Juta

“Saat ini kami lakukan penambalan sementara (temporary patching) agar lubang tidak semakin parah dan tidak membahayakan pengguna jalan. Ini langkah cepat untuk mencegah kecelakaan,” tegasnya.

DSDABM juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jalan rusak atau berlubang melalui kanal pengaduan resmi Pemerintah Kota Surabaya atau melalui media sosial dinas terkait, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

“Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat kami tindaklanjuti. Kerja sama masyarakat sangat membantu,” pungkas Adi.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode