Publikasiterkini.com ° Jatim – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur selama periode 1 hingga 9 Desember 2025. Sejumlah fenomena cuaca berintensitas tinggi berpotensi terjadi, antara lain hujan lebat yang disertai kilat/petir, angin kencang, puting beliung, hujan es di beberapa titik, serta risiko banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur masuk kategori risiko tinggi, termasuk Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Mojokerto, Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Lumajang, Malang Raya, Banyuwangi, serta seluruh wilayah Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep).
Menurut analisis BMKG, cuaca ekstrem ini dipicu oleh kombinasi beberapa fenomena atmosfer, yaitu:
- Aktivitas gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang signifikan
- Gelombang atmosfer skala lokal (Low Level Jet)
- Anomali suhu muka laut yang lebih hangat dari normal di perairan Selat Madura dan sekitar Jawa Timur
- Kondisi atmosfer yang labil dan kadar uap air yang tinggi di lapisan bawah hingga menengah
Kondisi tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif masif (Cumulonimbus) dalam skala luas, sehingga meningkatkan potensi cuaca ekstrem secara signifikan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan langkah-langkah berikut:
- Hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan lebat disertai angin kencang
- Waspada terhadap genangan dan banjir di kawasan rendah serta potensi longsor di lereng bukit
- Selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG (aplikasi Info BMKG, website bmkg.go.id, atau media sosial @infobmkg)
- Segera amankan barang berharga dan matikan aliran listrik jika air mulai masuk ke rumah
“Potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga pertengahan Dasarian I Desember 2025. Kami mengharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat agar dampak kerugian dapat diminimalkan,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, A. Fadil, dalam keterangan resminya, Senin (1/12/2025).
Masyarakat Jawa Timur diimbau untuk tetap tenang namun waspada serta selalu mengutamakan keselamatan selama periode cuaca ekstrem ini.
(Redakasi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini