Publikasiterkini.com // Pamekasan – PMI Pamekasan memperkuat kapasitas relawan melalui program pendampingan terstruktur sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjalankan misi kemanusiaan. Program ini digencarkan untuk memastikan relawan Korp Sukarelawan (KSR) memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan optimal saat terjun di lapangan.
Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno, menjelaskan bahwa pendampingan dirancang sebagai bagian dari manajemen relawan yang sistematis.
“Program pendampingan ini sebagai bagian dari manajemen relawan terstruktur dan terfokus pada pengembangan potensi, karakter, keterampilan, dan kepemimpinan anggota KSR. Dirancang sebagai upaya memastikan relawan siap dan kompeten dalam menjalankan misi kemanusiaan,” kata Yulianto, Kamis (27/11/2025).
Ia menegaskan bahwa penguatan relawan berkualitas menjadi kunci peningkatan kinerja organisasi. “Tujuan utama dari pendampingan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kinerja organisasi, serta mengelola kinerja relawan agar tetap terarah, efektif dan efesien,” ungkapnya.
Selain fokus pada kompetensi, program ini juga memastikan relawan tetap berada dalam koridor nilai dasar gerakan kemanusiaan.
“Selain itu, program pendampingan ini juga bertujuan untuk menjaga relawan agar tetap dalam koridor tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah ataupun Bulan Sabit Merah Internasional. Sekaligus memastikan proses perekrutan, pelatihan, dan penugasan sesuai dengan kebutuhan operasional PMI di lapangan,” sambung Yulianto.
Pelaksanaan pendampingan dilakukan menyeluruh, mencakup tingkat markas, Perguruan Tinggi, hingga Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira. “Untuk tingkat markas, pendampingan lebih diprioritaskan pada diklat maupun penugasan operasional di lapangan,” jelasnya.
Sementara untuk relawan KSR unit kampus, Yulianto menyebut pendampingan menjadi sarana pembinaan karakter dan kepemimpinan.
“Sedangkan untuk KSR Unit Perguruan Tinggi, kita harapkan dapat menjadi wadah pembinaan karakter, keterampilan, dan kepemimpinan di kalangan mahasiswa. Bahkan tidak jarang melalui program ini biasa memiliki divisi khusus Pengembangan SDM,” imbuhnya.
Program pendampingan di Markas PMI Pamekasan juga berjalan secara rutin setiap pekan. Kegiatannya meliputi perekrutan dan orientasi relawan, pendidikan dan pelatihan, penugasan dan pembinaan, hingga evaluasi dan regenerasi kepemimpinan.
“Pendampingan ini mencakup perekrutan dan orientasi, diklat berupa pendidikan dan pelatihan, penugasan dan pembinaan, pengembangan dan evaluasi, serta regenerasi dan kepemimpinan,” jelasnya.
Yulianto menegaskan bahwa komitmen penguatan SDM KSR akan terus menjadi prioritas organisasi. “Oleh karena itu, kita tetap komitmen untuk terus melaksanakan program pendampingan kepada seluruh relawan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja organisasi melalui SDM KSR berkualitas, serta selalu kompeten dalam menjalankan misi kemanusiaan,” pungkasnya.
SOFI / BJ


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini