Menu

Penculikan Balita di Makassar Terungkap, Pelaku Akui Jual Korban Rp3 Juta

November 11, 2025

Publikasiterkini.com // Makassar – Polisi berhasil mengungkap kasus penculikan anak yang menimpa seorang balita berusia 4,5 tahun bernama Bilqis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi selamat di Jambi setelah dijual oleh pelaku seharga Rp3 juta.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku utama bernama Sri Yuliana, yang mengaku menjual Bilqis kepada seorang wanita yang belum diketahui identitasnya.

“Tanggal 3 November, saya ambil (korban). Itu yang mau beli katanya mau lihat anaknya tapi beli dulu tiket pesawat,” ujar Sri Yuliana di hadapan petugas Polrestabes Makassar, Minggu (9/11).

Sri mengaku menerima uang sebesar Rp3 juta dari pembeli tersebut, namun berdalih tidak mengenal sosok wanita yang membeli Bilqis.

“Saya tidak tahu siapa namanya. (Saya jual) tiga juta, tapi dia sendiri yang sebut harganya,” katanya.

Menurut Arya, korban ditemukan pada malam hari di Jambi dalam kondisi sehat dan langsung dibawa kembali ke Makassar.

“Anak tersebut ditemukan dalam keadaan baik dan sudah bersama orang tuanya. Pemeriksaan medis dan psikologis juga menunjukkan kondisi Bilqis sehat serta tampak ceria,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Jambret HP Wisatawan Jerman di Jalan Karet Surabaya

Selain Sri, polisi juga mengamankan beberapa orang lain yang diduga terlibat dalam jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Namun, jumlah pelaku serta motif di balik penculikan ini masih didalami oleh penyidik.

“Proses pemeriksaan terhadap korban, orang tua, dan para terduga pelaku masih berlangsung. Besok kami akan rilis resmi hasil penyelidikan, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan sindikat jaringan internasional,” tambah Arya.

Kasus penculikan ini berawal pada Minggu (2/11) sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, ayah korban, Dwi Nurmas (34), sedang bermain tenis di lapangan olahraga. Bilqis yang sedang bermain di pinggir lapangan tiba-tiba menghilang.

“Saya sedang melatih, anak saya main di pinggir lapangan. Biasanya saya panggil, dia menyahut. Tapi pas game ketiga saya panggil, sudah tidak ada,” kata Dwi kepada wartawan, Rabu (5/11).

Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan seorang wanita berpakaian serba hitam menuntun tiga anak kecil, salah satunya diduga Bilqis, berjalan tergesa-gesa sambil sesekali menoleh ke belakang.

Kini, polisi masih menelusuri kemungkinan jaringan perdagangan anak yang lebih luas terkait kasus ini.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode