Publikasiterkini.com // Surabaya – PT Jasa Marga menutup sementara Gerbang Tol (GT) Banyu Urip Surabaya pada Kamis (6/11/2025) malam. Penutupan dilakukan setelah salah satu sisi atap gerbang rusak tertabrak bak dump truk yang terangkat.
Panit PJR Jatim 2, Ipda Arif Iskandar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, dump truk bernomor polisi L 8011 UG sebelumnya sempat terparkir di bahu jalan sebelum gerbang tol. Namun, saat kembali melaju, sopir lupa menurunkan bak hidrolis yang masih terangkat.
“Truk itu parkir di bahu jalan sebelum exit Banyuurip. Posisi baknya sudah terangkat ke atas. Petugas sudah mengingatkan, tapi saat truk jalan, sopir lupa menurunkan kembali bak hidrolisnya,” ujar Arif saat dikonfirmasi Radio Suara Surabaya, Kamis malam.
Akibatnya, bagian bak truk menabrak sisi selatan atap gerbang tol.
“Baknya nabrak sisi selatan atap gerbang. Atap gerbang jatuh, tapi karena pondasinya kuat, tidak sampai rubuh,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian bersama Jasa Marga menutup sementara akses masuk Gerbang Tol Banyu Urip dan mengalihkan arus kendaraan.
“Entrance Banyu Urip kami tutup dulu agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan. Untuk kendaraan yang sudah antre, dialihkan ke jalur bawah,” tambah Arif.
Sementara itu, Agus Kurniawan, Supervisor Jasa Marga Traffic Information Centre Wilayah Timur, mengatakan bahwa penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, kondisi atap gerbang sempat nyaris ambruk.
“Dump truk itu mengalami kerusakan mekanis. Saat melaju dari arah exit, baknya yang masih terangkat menabrak plaza gerbang Tol Banyuurip sekitar pukul 19.05 WIB,” ujar Agus.
Ia menambahkan, meski atap gerbang mengalami kerusakan cukup parah, kondisinya masih bertahan dan belum sampai roboh.
“Alhamdulillah masih bertahan, belum ambruk. Tapi kami tutup sementara karena demi keselamatan pengguna jalan,” ucapnya.
Agus menegaskan, penutupan akses entrance Banyu Urip akan berlangsung sementara hingga perbaikan selesai dilakukan. Petugas di lokasi kini melakukan pengamanan area dan pengaturan lalu lintas.
“Kami mohon maaf kepada pengguna jalan. Kendaraan kecil yang sudah terlanjur antre sebagian diloloskan, tapi kendaraan besar diarahkan untuk putar balik,” kata Agus.
Jasa Marga juga telah menyiagakan unit layanan jalan tol di pertigaan menuju Banyu Urip untuk membantu pengalihan arus. “Dari arah barat, kendaraan yang sudah masuk ke pertigaan langsung diarahkan putar balik. Untuk sementara, pengguna jalan bisa mencari akses gerbang lain,” tutupnya.
(Red/SS)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini