Publikasiterkini.com // Jakarta – Ledakan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta Utara yang berada di Kompleks TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading, saat salat Jumat berlangsung, sekitar pukul 12.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi sebanyak dua kali. Ledakan pertama terjadi di area belakang dekat mushalla sekolah, disusul ledakan kedua yang terjadi di pintu mushalla.
“Benar, ada dua kali ledakan. Pertama di bagian agak belakang, kemudian yang kedua di pintu mushalla,” ujar Lodewijk, Jumat (7/11/2025).
Ia menegaskan bahwa hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut. Lodewijk juga meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan bahwa kejadian ini merupakan aksi terorisme.
“Jangan dikatakan ini jumping conclusion bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa TNI AL bersama Polri tengah melakukan penyelidikan bersama untuk mengungkap kronologi kejadian.
“TNI AL beserta pihak Polri sampai dengan saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mencari tahu kronologi dan penyebab ledakan,” ujar Tunggul.
Menurutnya, sejumlah korban yang mengalami luka telah dibawa oleh prajurit TNI AL ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berjaga di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber ledakan.
(Red/SS)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini