Menu

UM Surabaya Godok Pembukaan Prodi Baru, Seimbangkan Skill-Akademik Atlet

Oktober 26, 2025

Publikasiterkini.com // Surabaya – Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya tengah serius menggodok pembukaan sejumlah program studi (prodi) baru.

Prodi itu termasuk potensi prodi yang relevan untuk menyeimbangkan kemampuan atlet dengan kecerdasan akademik. Langkah ini sejalan dengan komitmen kampus yang kian gencar merekrut atlet berprestasi.

Rektor UM Surabaya, Mundakir mengatakan bahwa atlet memiliki potensi besar yang bersumber dari kecerdasan non-akademik berupa skill atau keahlian di bidang olahraga. Namun, potensi ini perlu digabungkan dengan kemampuan akademik.

“Setiap orang itu punya kecerdasan. Kecerdasan di antaranya bukan hanya dari kecerdasan akademik, tapi kecerdasan berupa skill, berolahraga, menjadi atlet, itu saya kira adalah potensi yang besar,” kata Mundakir, Minggu (26/10/2025).

UM Surabaya berupaya mendorong para atlet untuk tetap melanjutkan kuliah. Tujuannya, tercipta keseimbangan yang menjadikan atlet sebagai pribadi yang utuh.

“Nah, kami ingin menyatukan, menggabungkan antara kemampuan akademik dengan kemampuan keahlian atau skill atau keterampilan yang dimiliki,” tegas Mundakir.

Ia melanjutkan, kemampuan skill keolahragaan rentan dibatasi usia. Oleh karena itu, kecerdasan akademik dibutuhkan untuk bekal masa depan atlet setelah tak lagi aktif bertanding.

Baca Juga :  Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil dan Busui

“Ini saya kira juga sebagai langkah cerdas, strategis, karena, mohon maaf, kalau misalnya hanya berpaku pada kemampuan skill, keterampilan, mungkin ada batasnya, ya, seiring dengan usia,” jelasnya.

“Tapi kalau dilengkapi dengan kemampuan akademik, kecerdasan akademik, saya kira ini nanti akan bisa bertahan untuk selamanya,” tambahnya.

Meskipun fokus pada keseimbangan atlet, Mundakir mengonfirmasi bahwa UM Surabaya tidak secara spesifik berencana membuka prodi olahraga.

Namun, pihaknya kini tengah bergerak cepat membentuk tim untuk menelaah prodi-prodi baru yang potensial dan dibutuhkan masyarakat di masa depan.

Beberapa prodi yang sedang dipertimbangkan untuk segera dibuka antara lain Data Science, Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan), Komunikasi, dan Politik (Bidang Humaniora).

“Nah, ini sedang kita pikirkan. Kami saat ini sedang membentuk tim telaah untuk mendirikan prodi-prodi yang potensial, prodi-prodi yang dibutuhkan oleh masyarakat, dibutuhkan untuk perkembangan masa depan,” pungkas Mundakir.

Tim telaah sudah terbentuk dan bekerja. Setelah rekomendasi keluar, kampus akan langsung menyusun borang dan mengirimkannya ke sistem Kemendiktisaintek.

 

 

 

 

SOFI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode