Publikasiterkini// SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) kembali menyelenggarakan kegiatan rutinan istighosah dan mujahadah di Kantor DPP AMI, Jalan Ikan Lumba-lumba I No. 10, Surabaya, Jumat malam (26/9) ba’da Isya.
Doa bersama ini dipimpin oleh seorang ustadz sahabat Wakil Ketua Umum AMI, Kukuh Setya. Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, turut hadir bersama jajaran pengurus dan larut dalam kekhusyukan rangkaian istighosah. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Kedungdoro juga tampak hadir dan ikut serta dalam kegiatan spiritual tersebut.
Dalam keterangannya, Kukuh Setya menegaskan bahwa istighosah bukan sekadar agenda keagamaan rutin, melainkan juga menjadi wadah memperkuat keimanan sekaligus mendoakan para leluhur yang telah wafat.
“Kita sebagai umat Islam wajib mendoakan orang-orang yang sudah meninggal dunia. Dengan mengirimkan doa, kita berharap pahala sampai kepada mereka dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa bertakwa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai momentum mempererat tali silaturahmi antar anggota AMI sekaligus menghidupkan tradisi spiritual yang sarat makna.
AMI berharap, rutinan istighosah dan mujahadah yang digelar setiap pekan dapat terus menjadi perekat persaudaraan, memperkokoh peran organisasi dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
SHOFA


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini